Kampanye Berakar: Cabup Aan Sampaikan Tiga Hal Termasuk Layanan Kesehatan Door to Door

by -
Kampanye Berakar, Cabup Aan Sampaikan Tiga Hal Termasuk Layanan Kesehatan Door to Door (2)
Calon Bupati Beltim, Burhanudin (Aan), saat melakukan kampanye pertamanya di Dusun Harapan, Desa Lalang Jaya Kecamatan Manggar, Beltim, Kamis (1/10/2020). Foto: Sue/ jabejabe.co

MANGGAR, JABEJABE.co – Pelayanan Kesehatan dor to dor (baca: dari rumah ke rumah) adalah satu dari tiga hal penting yang disampaikan Calon Bupati Beltim nomor urut 1 (Satu), Burhanudin (Aan), dalam kegiatan kampanye dialogis pertamanya di Dusun Harapan, Desa Lalang Jaya, Kecamatan Manggar, Kamis (1/10/2020).

Adapun tiga hal penting tersebut diantarannya: Pemberdayaan UMKM sebagai pilar ekonomi daerah yang harus diupayakan; Layanan kesehatan paripurna untuk usia lanjut; dan Optimalisasi sarana prasarana dasar masyarakat.

Dalam jadwal kampanye yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 14.30 WIB tersebut, Aan, panggilan akrab Burhanudin, tampil merakyat dengan batik cokelat muda bermotif daun dan kopiah hitam saat berdialog dengan masyarakat.

Untuk menyukseskan apa yang menjadi visi dan misi pasangan dengan tagline Berakar (Bersama Aan – Khairil Merakyat) ini, Aan mengajak masyarakat untuk bekerjasama dan saling mendukung.

“Pembangunan bisa terlaksana jika pemimpin dan masyarakat bisa bergandengan tangan,” ujar Calon Bupati Beltim yang berpasangan dengan Khairil Anwar ini.

Selain berbicara tentang tiga hal di atas, Aan yang didampingi para Timses juga membahas tentang berbagai hal yang menjadi keluhan masyarakat.

Akses jalan Mudong, lampu jalan, dan penataan kawasan hutan juga sempat diungkapkan oleh beberapa warga yang hadir pada kegiatan kampanye Berakar tersebut.

Menjawab hal itu, Aan yang merupakan Calon Bupati Beltim incumbent menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur sudah merencanakan pembangunan Jalan Mudong dan akan segera terealisasi. Hal yang sama juga akan dilakukan bagi pembangunan akses jalan di Gusong Cine.

Selain itu, Aan menilai perlunya merevisi kawasan hutan di kawasan Mudong dan kawasan-kawasan lainnya di Kabupaten Belitung Timur. Menurutnya, hingga saat ini banyak terjadi kekeliruan terkait penataan kawasan hutan.

Kekeliruan ini menurut Aan dikarenakan saat menentukan areal kawasan dilakukan melalui foto satelit. Akibatnya, banyak rumah-rumah warga yang masuk dalam hutan kawasan seperti halnya yang terjadi di pemukiman sekitar Bukit Kik Karak, Kecamatan Kelapa Kampit.

“Selanjutnya untuk lampu penerangan jalan ini memang sangat perlu diperhatikan, apalagi masyarakat bayar pajak penerangan lampu jalan,” ujar Aan di akhir dialog kampanye bersama masyarakat Desa Lalang Jaya. (jb)

Editor: sue