Kakek yang Terseret Mobil 10 Meter di Depan Sumberjadi Dikabarkan Meninggal Dunia

by -
Kakek yang Terseret Mobil 10 Meter di Depan Sumberjadi Dikabarkan Meninggal Dunia (1)

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Kecelakaan lalu lintas sekitar pukul 12.39 WIB yang terjadi di Jalan Sudirman Kelurahan Pangkallalang Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung (Depan Dealer Sumberjadi Yamaha), membuat pengendara motor bernama Antonius (69) yang terlibat kecelakaan dengan mobil truk meninggal dunia, Kamis (4/2/2021).

Kanit Laka Satlantas Polres Belitung Aiptu Syahrial Tanjung, Seizin Kasatlantas Polres Belitung AKP Dwi Purwaningsih membenarkan pengendara sepeda motor tersebut meninggal dunia, setelah dilakukan penanganan di RSUD dr. Marsidi Judono.

“Pengendara sepeda motor dibawa Ke RSUD dr. Marsidi Judono. Setelah ditangani oleh pihak rumah sakit, beberapa jam kemudian atau diperkirakan pukul 16.00 WIB pengendara motor tersebut dikabarkan meninggal dunia di RSUD dr. Marsidi Judono ,” kata Syahrial.

Informasi lengkapnya, kejadian nahas tersebut melibatkan satu unit mobil mitsubishi light truk warna kuning dengan No.Pol BN 8205 PN yang dikendarai Mastur (28) bertabrakan dengan satu unit sepeda motor Honda Revo warna hitam dengan No.Pol BN 3178 WM yang dikendari oleh Antonius Siagian Warga Jalan Gang Abadi Dalam Kelurahan Lesung Batang, Tanjungpandan.

Saat itu, Antonius berboncengan dengan dua orang cucunya, yaitu Angelicus Siagian (13) dan Fidelis Siagian (10).

Sementara itu pengendara mobil mitsubishi diketahui bernama Mastur merupakan Warga Air Baik Desa Air Pelempang Jaya.

Terkait knorologis kecelakaan, dijelaskan Syahrial bahwasannya peristiwa Kecelakaan Lalu Lintas tersebut berawal pada saat mobil truk yang dikendarai Mastur berasal dari arah terminal hendak menuju ke arah pusat kota.

Kemudian sesampainya di TKP, lanjut Syahrial, ada satu unit sepeda motor Honda Revo warna hitam dengan No.Pol BN 3178 WM yang dikendari oleh Antonius Siagian berboncengan dengan dua orang (Cucu Antonius) mengendarai kendaraannya memotong laju kendaraan dari arah depan mobil truk yang dikendarai Mastur.

“Dikarenakan saat itu posisi kendaraan yang dikendarai oleh Mastur sudah terlalu dekat dengan sepeda motor yang dikendarai Antonius, maka terjadilah kecelakaan antara dua kendaraan tersebut yang langsung mengakibatkan pengendara motor bersama dengan dua orang yang sedang diboncengnya terjatuh di jalan di TKP dengan posisi; untuk kedua penumpang sepedamotor terpental ke arah samping, sedangkan pengendara SPM yakni Antonius terseret ke arah depan,” beber Syahrial.

Akibat dari kecelakaan yang dialami oleh kedua kendaraan tersebut, pengendara Revo yakni Antonius mengalami luka parah di bagian kaki sebelah kiri dan luka lecet di seluruh bagian tubuh dan kemudian mengakibatkan Saudara Antonius meninggal dunia di RSUD dr. Marsidi Judono.

Sementara itu untuk penumpang, yakni Angelicus mengalami luka lecet di bagian tangan, kaki dan kepala. Serta untuk penumpang saudara Fidelis mengalami patah tulang tangan di bagian tangan sebelah kiri dan luka lecet di seluruh tubuh.

Saat ini kedua korban masih menjalani pengobatan di RSUD dr. Marsidi Judono.

Kejadian tersebut telah ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polres Belitung dan barang bukti kendaraan sudah diamankan di kantor unit laka lantas Polres Belitung . Adapun kerugian materi yang diakibatkan dari peristiwa kecelakaan ini diperkirakan Rp2 juta rupiah.

Selaku kanit laka lantas, Syahrial menghimbau kepada masyarakat pengendara roda dua maupun roda empat agar lebih berhati-hati dalam berkendara.

“Taati rambu rambu lalulintas, kurangi kecepatan dan jangan sampai membahayakan pengendara lain,” pesannya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kepada media ini istri Antonius sebelumnya menceritakan bahwa suami dan kedua cucunya tersebut ternyata berencana ingin potong rambut ke tempat salon.

“Saya kira mau beli gunting dan potong rambut di rumah,” ujar sang nenek.

Sementara itu, saksi mata yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, posisi pengendara sepeda motor yang berboncengan dengan dua orang cucu ini cukup mengkhawatirkan.

Posisi kedua cucu, yakni Angelicus terpental ke arah samping bersama adiknya Fidelis. Kemudian Kakeknya Antonius berada di bawah kolong mobil serta terseret hingga kurang lebih 10 meter.