Kades Tanjung Binga Pastikan BLT Cair Sebelum Idul Fitri Tahun Ini

oleh -
Kades Tanjung Binga Pastikan BLT Cair Sebelum Idul Fitri Tahun Ini
Terrape

SIJUK, JABEJABE.co – Kepala Desa Tanjung Binga, Terrape, pastikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk warga desa akan cair sebelum Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Hal tersebut dikatakannya ketika dijumpai jabejabe.co pada Senin (27/4/2020).

Dikatakannya, saat ini pihaknya, yakni pemerintah desa tengah menunggu regulasi dari Pemerintah Kabupaten Belitung. Yang mana saat pemerintah desa sudah menyerahkan APBDes Perubahan ke kabupaten melalui kecamatan, maka saat itu pula dana BLT tersebut sudah bisa dibagikan ke masyarakat.

“Kalau perkiraan kami sudah dapat sebelum lebaran (BLT) tinggal menunggu regulasi dari pemerintah kabupaten. Jadi semua desa sudah sudah mempersiapkan tinggal menunggu regulasi dari kabupaten. Kami akan bertanya kepada kabupaten bagaimana kesiapannya dalam menyiapkan dasar-dasar hukum untuk kami agar masyarakat dapat pelayanan terbaik dari kami dan sesegera mungkin,” ujarnya.

Saat ini, kata Terrape, pemerintah desa baru dalam tahap persiapan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta tahap penyusunan APBDes perubahan dan tahap verifikasi data calon penerima. Setelah lengkap barulah nantinya akan dilakukan Musyawarah Desa (Musdes).

Lebih lanjut, untuk anggarannya Desa Tanjung Binga sudah menyiapkan dana sebesar Rp.374 juta yang bersumber dari Dana Desa (DD) untuk program penanganan Covid-19 ini. Uang tersebut termasuk mengenai penanganan Covid-19 yang meliputi pendirian posko, pembagian masker, serta penyemprotan desinfektan di area desa. Sedangkan khusus untuk BLT ini, pihaknya menyiapkan dana sebesar Rp.200 juta lebih dan akan dibagikan kepada warga Desa Tanjung Binga.

“Kalau Desa Tanjung Binga, karena masuk kategori yang maksimal 35% untuk kegiatan penanggulangan Covid-19. Dananya Rp.374 juta itu termasuk BLT di angka sekitaran Rp.200 juta lebih. Jadi, kalau masalah data itu yang belum fix data jumlah KK (Kartu Keluarga)-nya berapa ?” bebernya.

Lalu, untuk masing-masing KK penerima BLT nantinya akan mendapatkan Rp.1,8 juta yang diakumulasikan selama 3 (tiga) bulan yang mana perbulannya Rp.600 ribu.

“Kalau mengacu kepada BPKS, kita ada di sekitar 70an KK yang akan dapat (BLT) tapi kalau dari anggaran yang kami punya Rp.200 sekian juta itu dibagi 1,8 juta, itu kemungkinan bisa mendapatkan 144 KK yang bisa kita akomodir. Tapi kami tidak bisa memastikan 144 KK itu kami paksakan, karena takut juga, apalagi kami mengetahui, tidak boleh salah dalam hal ini. Jangan sampai berdasarkan kebijaksanaan, tapi tidak mendapatkan dasar-dasar hukum yang kuat,” sebutnya.

Ia berharap kepada seluruh masyarakat untuk bisa memaklumi pemerintah desa yang sedang berupaya semaksimal mungkin dan segera mungkin dalam merealisasikan program bantuan ini. Tentunya dengan harapan semua tidak terjadi kesalahan.

“Dan semoga kita tidak teradu domba antara masyarakat dan pemerintahan desa selaku eksekutor dalam pelaksanaan program ini,” harapnya.

Reporter: Faizal
Editor: sue

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *