Juperi Raib, Diduga Diterkam Buaya Saat Jaga Pompa Air Tepi Rawa, di Desa Dukong Simpang Pesak

by -
Juperi Raib, Diduga Diterkam Buaya Saat Jaga Pompa Air Tepi Rawa, di Desa Dukong Simpang Pesak
Masyarakat setempat bersama aparat Kepolisian saat berkumpul sebelum melakukan upaya pencarian terhadap korban. Foto: Ist.

Karyawan PT BSM III Sering Lihat Buaya Besar Timbul dan Berjemur di Tepi Rawa

Penulis: su3 | Editor: Subrata Kampit

BELITUNG TIMUR JABEJABE.co – Peristiwa orang hilang yang diduga diterkam buaya terjadi di Rawa Sungai (Tempat Pencucian Pasir PT BSM III) Desa Dukong Kecamatan Simpang Pesak Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

Korban diketahui karyawan PT BSM III (Perusahaan Pasir) bernama Juperi Ahmad alias Kepiting (53) merupakan warga Jalan Membalong Kelekak Usang RT/RW. 18/007 Desa Perawas Kec. Tanjungpandan Kab. Belitung.

Komandan Pos Basarnas Belitung Rahmatullah Hasyim menyebutkan, pihaknya mendapat informasi peristiwa orang diduga diterkam buaya itu terjadi sekitar pukul 18.40 WIB, Jumat, (18/6/2021).

Dijelaskannya, sekira pukul 18.30 WIB seorang Mandor bernama Pak Eli melihat korban tidak berada di tempat dia menunggu mesin air sampai dengan 1 (Satu) jam. Setelah itu Pak Eli melaporkan ke Kadus dan Kades Dukong tentang kejadian tersebut.

Tidak berapa lama kemudian, banyak warga yang datang ikut mencari korban di lokasi kejadian.

“Di lokasi tersebut ditemukan motor milik korban, dompet, handphone, dan identitas korban,” ujar Rahmat.

Sampai saat ini pukul 23.25 WIB (Jumat, 18/6/2021) Rahmat menyebutkan bahwasannya Anggota Polsek bersama warga masih berupaya melakukan pencarian.

“Diperkirakan sewaktu korban hendak bekerja menjaga pompa mesin air di PT BSM, di mana mesin tersebut berada di pinggir rawa bekas galian kolam air, dan di lokasi tersebut sering ditemukan/dilihat oleh para karyawan seekor buaya besar timbul dan berjemur di pinggir rawa tersebut,” jelasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Basarnas, BPBD Beltim, Tagana, serta pihak Kecamatan Simpang Pesak sudah saling melakukan koordinasi untuk upaya pencarian korban.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *