Jika Loket Setempoh Lulus Ujicoba, Bayar Pajak Kendaraan di Samsat Belitung Hanya 5 Menit

by -
Jika Loket Setempoh Lolos Ujicoba, Bayar Pajak di Samsat Belitung Cuma Lima Menit
Kepala UPT Bakuda Babel Wilayah Kabupaten Belitung (Samsat Belitung), Alexander Ihsan.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – UPT Badan Keuangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Bakuda Babel) Wilayah Kabupaten Belitung saat ini tengah menguji coba program baru, yakni Loket Setempoh, Kamis (26/11/2020).

Kepala UPT Bakuda Babel Wilayah Kabupaten Belitung (Samsat Belitung), Alexander Ihsan mengatakan program baru yang bernama Loket Setempoh ini digadang-gadang dapat mempermudah pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor baik itu roda dua maupun roda empat.

Tidak tanggung-tanggung, jika program ini berjalan lancar, maka kata Alex, pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor hanya membutuhkan waktu lima menit saja. Dan menurutnya program ini direncana akan direalisasikan pada Desember mendatang.

“Itu untuk pembayaran pajak tahunan kendaraan roda 4 dan roda 2. Syaratnya cukup KTP asli dan mereka tidak perlu lagi menulis nulis, tidak perlu lagi memfotokopi,” kata Alex.

Dijelaskan Alex, ada banyak perbedaan yang diberikan dari program Loket Setempo ini, di mana biasanya sebelum adanya Loket Setempoh, Wajib Pajak (WP) melakukan pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor mengharuskan memfotokopi KTP, BPKB, mengisi formulir yang disediakan, harus mendapatkan cetak kutipan dari kepolisian untuk ke Bank agar mendapatkan nomor Wajib Pajak, barulah dari pihak Samsat mencetak SKPD untuk notis pajak dan diberiakan ke Wajib Pajak. Hal ini tentu saja akan memerlukan waktu yang cukup lama. Sedangkan dengan program Loket Setempo ini semua regulasi itu akan dipotong.

“Program ini juga baru kami uji coba, jujur tadi juga ada masalah karena koordinasi dan segala macam, masih belum pas. Harapan kami di Desemberlah, entah itu pertengahan atau akhir Desember kita launching,” sebutnya.

Program ini sendiri masih disediakan hanya untuk Wajib Pajak yang taat, yaitu Wajib Pajak yang telah melakukan balik nama kendaraan dan kendaraan tersebut adalah milik pribadi.