Jika Ada Pembubaran dan Kejar-kejaran di Malam Tahun Baru, Sanem: Artinya Masyarakat Tak Sadar

oleh -
Jika Ada Pembubaran dan Kejar-kejaran di Malam Tahun Baru, Sanem, Artinya Masyarakat Tak Sadar (1)

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Antisipasi penyebaran Covid-19 pada malam perayaan Tahun Baru 2021, Bupati Belitung H. Sahani Saleh tegaskan untuk menutup tempat-tempat yang berpotensi mengundang keramaian, Rabu (30/12/2020).

Orang nomor satu di Belitung ini menegaskan supaya tempat-tempat seperti Tempat Hiburan Malam (THM), cafe-cafe, rumah makan dan lain sebagainya agar tutup pada batas waktu yang ditentukan yakni Pukul 22.00 WIB.

“Tempat Hiburan Malam (THM), cafe,-cafe rumah makan dan tempat lainnya yang berpotensi keramaian harus tutup. Tidak boleh lebih dari jam 10 malam, kalau lebih dari itu (pukul 22.00 WIB) kita tindak tegas,” sebut bupati yang akrab disapa Sanem ini.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk penindakan, pihaknya akan bekerja sama dengan Polres Belitung dan Kodim0414/ Belitung untuk mengadakan patroli.

Selain itu, Sanem mengharap kesadaran dari masyarakat atas bahayanya penyebaran Covid-19 ini. Untuk itu ia sangat berharap supaya jangan ada yang namanya pembubaran ataupun kejar-kejaran antara petugas ataupun masyarakat.

“Tolong masyarakat itu saling mengertilah kalau bisa jangan sampai ada kejar-kejaran atau pun pembubaran, tolong mengerti akan bahayanya Covid-19 ini. Kan kalau ada kejar-kejaran artinya masyarakat itu tidak sadar. Apalagi sekarang ini Corona sudah banyak jenisnya. Sekali lagi masyarakat tolong mengerti karena kalau sudah terpapar, susah,” pungkasnya.

Reporter: Faizal
Editor: Sue

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *