Jangan Abaikan Pendidikan Karakter Siswa Selama Pandemi Virus Corona

by -
Jangan Abaikan Pendidikan Karakter Siswa Selama Pandemi Virus Corona (1)
Fendi Haryono, SH, MH.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Proses pembelajaran yang dilakukan siswa di rumah melalui daring (dalam jaringan) selama pandemi virus corona memiliki keterbatasan dan bertentangan dengan tujuan pendidikan. Hal ini karena siswa melulu diajarkan akademik, dan tidak diajarkan tentang budi pekerti dan akhlak.

Hal di atas sebagaimana dikatakan Anggota DPRD Belitung, Fendi Haryono. “Siswa hanya diajarkan akademik, namun tidak menerima pelajaran tentang Budi pekerti dan akhlak. Jelas ini akhirnya bertentangan dengan tujuan pendidikan yaitu membentuk siswa berkarakter,” kata Fendi saat dihubungi jabejabe.co, Senin (4/5/2020).

Lebih lanjut ia menegaskan, pendidikan yang hanya mengedepankan aspek akademis dan tidak menyentuh akhlaq dan budi pekerti, akan berdampak negatif bagi siswa.

Karenanya, dengan terbatasnya ruang gerak guru, ia mengimbau kepada masyarakat secara umum, khususnya orang tua untuk lebih memperhatikan aspek-aspek pendidikan anak yang tidak bisa dijangkau oleh guru. Terutama di saat pandemi virus corona hingga situasi kembali normal seperti biasa.

“Harus kita akui, selama pandemi corona ini, siswa dan guru tidak bertatap muka, sementara pembelajaran akhlak dan budi pekerti ini idealnya dilakukan dengan tatap muka. Minimal tiga kali seminggu, tapi kan terkendala,” ujarnya.

Namun demikian, kondisi ini menurutnya tidak selalu akan menjadi alasan untuk diabaikan. Oleh karena itu ia mengajak orang tua untuk memperhatikan hal-hal penting terkait pendidikan buah hatinya, apalagi saat ini dalam suasana Ramadhan. (jb02)

Editor: sue

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *