Jadi Juara Tembak, Siswi SMK Kampit Ini Kalahkan 48 Petembak Laki-laki

by -
Jadi Juara Tembak, Siswi SMK Kampit Ini Kalahkan 48 Petembak Laki-laki - A1 (1)
Shitia saat memperlihatkan trophy dan piagam yang diperoleh dalam kejuaraan menembak Perbakin Beltim, Minggu (4/10/2020). Insert: Saat Shintia dalam kejuaraan. Foto: Fauzi/Ist. Humas KONI Beltim.

DAMAR, JABEJABE.co – Shintia Nur Apmi (15) merupakan satu-satu peserta putri dalam Kejuaraan Menembak Persatuan Menembak Target dan Berburu Seluruh Indoenesia (Perbakin) Belitung Timur, Minggu (4/10/2020).

Hebatnya lagi, siswi SMK Negeri 1 Kelapa Kampit ini berhasil mendapatkan juara II dan mengalahkan 48 petembak putra lainnya di nomor 25 meter Benchrest.

Bakatnya didapat dari sang ayah, yang hobi berburu. Sejak kecil Dia sudah sering diajak untuk masuk ke hutan dan ikut menembak.

Jadi Juara Tembak, Siswi SMK Kampit Ini Kalahkan 48 Petembak Laki-laki

“Ikut karena diajak ayah. Kalau latihan kira-kira hanya seminggu untuk ikut kejuaraan ini,” ungkap Shintia kepada media.

Meski olahraga menembak terkesan maskulin dan sangat identik dengan laki-laki, namun stereotype itu tak menyurutkan motivasinya. Warga Desa Mentawak Kelapa Kampit itu memang gemar berolahraga, seperti pencak silat, atletik dan bulutangkis.

“Hobi saja, sebenarnya bukan hanya di nomor Benchrest ikut kejuaraan. Di nomor 10 meter pompa juga ikut, cuman karena kurang latihan makanya belum juara,” sesal Shintia.

Jadi Juara Tembak, Siswi SMK Kampit Ini Kalahkan 48 Petembak Laki-laki (1)
Foto bersama Ketua KONI, Ketua Umum dan Harian Perbakin Kabupaten Beltim dengan juara umum 10 meter pompa. Foto: Fauzi/ Diskominfo Beltim, Minggu (4/10/2020). Foto: Fauzi/ Humas KONI Beltim.

Pengalaman Shintia di olahraga menembak sangat minim. Bahkan Kejuaraan Menembak seperti ini baru pertama kali diikutinya. Dia berjanji akan terus mengasah bakat dan mentalnya agar dapat menjadi atlet menembak dalam Porprov 2022 di Bangka Barat mendatang.

“Sebenarnya sangat berharap jadi atlet menembak. Mudah-mudahan nanti bisa terpilih untuk ikut membela Kabupaten Beltim dalam Porprov,” harapnya.

Ketua KONI Kabupaten Beltim Santo meminta ke Pengkab Perbakin Beltim agar segera membina dan mempersiapkan para juara lomba menembak, terutama untuk juara perempuan. Mengingat potensi yang dimiliki dan minimnya atlet perempuan dalam Perbakin.

“Memang mayoritas di berbagai cabor kita minim atlet perempuan. Namun karena di Kabupaten kita jumlah perempuan juga lebih sedikit saya pikir wajar,” ujar Santo.

Santo berpesan agar Perbakin terus mensosilisasikan olahraga menembak kepada masyarakat luas. Karena menurutnya masih banyak yang enggan untuk ikut bergabung dalam kejuaraan karena malu dengan senjatanya yang masih belum bagus.

“Banyak yang malu untuk daftar soalnya dak PD dengan senjata mereka. Sebenarnya jangan pikirkan senjata, walau senjata biasa-biasa aja kalau mereka punya bakat dan akurat bisa jadi atlet,” kata Santo.

Saat ini, Perbakin Beltim masuk dalam unggulan III Cabor di KONI Beltim. Santo pun mendorong agar Perbakin Beltim dapat masuk dalam rekor poin nasional.

“Jika sudah masuk, kita akan poles lagi supaya akurat dan mencapat titik nasional. Kalau bantuan KONI Beltim rutin membantu sama seperti cabor lainnya,” ungkap Santo.

Sumber: Humas KONI Beltim
Penulis: Fauzi Akbar
Foto: Fauzi Akbar
Editor: sue