Wabup Isyak Sorot Tranformasi di Era Digital di Musrenbang Kecamatan Tanjungpandan

by -
Wabup Isyak Sorot Tranformasi di Era Digital di Musrenbang Kecamatan Tanjungpandan (1)
Wakil Bupati Isyak Meirobie saat membuka secara resmi serta memberikan sambutannya pada pembukaan Musrenbang Kecamatan Tahun 2021 di kantor pertemuan Camat Tanjungpandan pada Rabu, (17/2/2021). Foto: Ist.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – “Usulan naik ke kecamatan adalah usulan yang sudah melewati seleksi. Ada lima yang kami prioritas selebihnya dapat ditalangi dengan dana desa. Dana kelurahan juga bisa dimanfaatkan meski kecil, juga dana dari CSR,” ujar Camat Tanjungpandan Sanwani saat menyampaikan sambutan Musrenbang Kecamatan di kantor pertemuan Camat Tanjungpandan pada Rabu, (17/2/2021).

Musrenbang Kecamatan Tanjungpandan yang dihadiri oleh Anggota DPD RI Ir. Darmansyah Husein dan sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Belitung dari Dapil TanJungpandan Vina Cristyn Ferani, Taufik Rizani, Prayitno Catur Nugroho dan Fendi Haryono.

Wakil Bupati Isyak Meirobie membuka secara resmi Musrenbang Kecamatan Tahun 2021. Di hadapan Kepala Desa, Lurah dan pemangku kepentingan lain, Wabup Isyak mengingatkan keharusan beradaptasi dengan tatanan baru di masa pandemi, termasuk ekonomi.

“Saya pastikan tidak ada investasi yang menyerap tenaga kerja besar akan sulit,” ujar Isyak.

Menurutnya, transformasi ekonomi terdorong oleh teknologi digital. Transformasi digital yang awalnya diproyeksikan oleh Kominfo bejalan 5-10 tahun, ternyata cukup 1 (Satu) tahun terjadi.

“Kalau kita masih menggunakan rumus yang sama akan sulit. (Sekarang ini) track kita sudah tepat dengan pariwisata dan ekonomi kreatif. Kita menjadi nomor satu tapi daerah yang mengandalkan tambang akan memicu transformasi ekonomi lebih lambat,” ungkap Isyak.

Tak luput, Isyak juga menyoroti daya konsumtif masyarakat yang tidak menggambarkan Garis Kemiskinan (GK). GK Belitung 800an ribu sementara Bangka Selatan ada pada kisaran 500 ribu.

Salah satu upaya mengungkit daya beli masyarakat adalah dengan mendorong sektor pariwisata. pertanian dan upaya mengendalikan Inflasi.
Dari data kemiskinan terjadi kenaikan jumlah orang miskin namun persentase menurun karena dikaitkan dengan pencatatan pendudukan (e-KTP).

Hingga saat ini, IPM Belitung naik 0.05.32 persen dengan komposisi tenaga kerja berasal dari sektor pertanian dan hanya 6.6 persen dari tambang, semakin mengecil.

Isyak juga menyakinkan transformasi dari tambang juga ditunjukkan dari peningkatan kunjungan wisata di kawasan eks tambang seperti juga di destinasi Aik Nibong dan Aik Rusak Berehun. (*/)