Ini Hasil Rapid Tes Kesehatan Tujuh Jamaah Tablig Yang Transit di Belitung

by -
Ini Hasil Rapid Tes Kesehatan Tujuh Jamaah Tablig Yang Transit di Belitung (1)
Para jamaah tabliq yang sempat diamankan Satpolair Polres belitung kini melanjutkan perjalanan ke Bangka. Foto: Istimewa.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Tujuh jamaah Tabliq yang sebelumnya diamankan Satpolair Polres Belitung pada Rabu (6/5/2020) sudah dipulangkan, Kamis (7/5/2020).

Ketujuh jamaah tersebut dipulangkan setelah menjalani test kesehatan Alhasil, 7 orang yang pernah menginap di SKB tersebut dikabarkan aman dari paparan virus corona atau non reaktif (negatif).

Kepulangan jamaah tersebut dibenarkan oleh, Kepala Seksi (Kasi) Penertiban, Operasional, dan Pengendalian Satpol PP Kabupaten Belitung Rully Hidayat.

Kepada jabejabe.co, Rully mengatakan ke tujuh jamaah yang sempat dari Kalimantan tersebut saat ini sudah dalam perjalanan untuk dipulangkan ke Sadai, Bangka Selatan.

“Setelah cek kesehatan dengan hasil 7 jamaah ini semua aman atau non reaktif. Mereka pukul 14.00 WIB dipulangkan ke Sadai, Bangka Selatan ,” kata Rully disela-sela kesibukannya mengantar 7 jamaah tersebut, Kamis (7/5/2020).

Selain itu katanya, ke tujuh jamaah itu dipulangkan dengan menggunakan kapal yang sebelumnya membawa mereka dari Kalimantan ke Belitung.

“Mereka turunnya dari Pelabuhan Perikanan Tanjungpandan,” tukasnya.

Sementara itu pada pemberitaan sebelumnya, satu unit kapal nelayan diamankan Jajaran Sat Polairud Polda Kepulauan Babel dan Polres Belitung, Rabu (6/5/2020).

Kapal nelayan tersebut mengangkut 14 orang yang terdiri dari 7 awak kapal dan 7 orang lainnya merupakan jamaah tabliq.

Kasat Polair Polres Belitung, AKP Iman Teguh mengatakan adapun kapal yang bernama KM Tindo Pasya II itu berangkat dari Kalimantan menuju Tanjungpandan dan ingin mepanjutkan menuju Sadai, Bangka Selatan.

“Kita sinergi dengan TNI Angkatan Laut, jadi awal informasi dari Danpos AL yang menginformasikan kepada kami, pagi hari kita tindaklanjuti ke TKP dengan Sat Polairud Polda Babel. Kita temukan (kapal nelayan) sekitar 7 mil dari pos kami,” kata AKP Iman.

Waktu ditemukan tersebut pihaknya tidak langsung mendekati kapal tersebut, hal ini dikarenakan sesuai dengan protokoler kesehatan atau sesuai standard operational procedure (SOP) selama Pandemi Covid 19 ini.

“Kami hanya mengimbau mereka untuk merapat ke Pos Polair Polres Belitung,” sebutnya.

Lalu, kata AKP Iman, berdasarkan identitas, tujuh orang tersebut beralamat di Bangka Selatan dan Bangka Tengah. Sementara untuk awak kapal memang berdomisili di Kabupaten Belitung.

“Saat ini mereka kita cek kesehatannya, apabila negatif kita kembalikan ke asal,” sebutnya.

Sementara itu, kedatangan 14 orang itu pun langsung disambut tim dari KKP Wilker Tanjungpandan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 beserta para relawan.

Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Pangkalpinang Wilker Tanjungpandan langsung menerapkan SOP kesehatan terhadap ke 14 orang tersebut.

Menurutnya berdasarkan pemeriksaan thermal gun, 14 orang awak kapal maupun penumpang yang merupakan jamaah tabliq, suhu tubuhnya tidak ada yang melebihi 36,4 derajat celcius.

“Kami tetap terapkan SOP dan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belitung. Jadi baik penumpang maupun penumpang dibawa ke RSUD untuk dilakukan rapid test,” ujar Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Pangkalpinang Wilker Tanjungpandan, Jauhari kepada media.

Reporter: Faizal
Editor: Subrata