Ini Dugaan Motif Pelaku Aniaya Korban Hingga Tewas Bersimbah Darah di Sijuk

by -
Ini Dugaan Motif Pelaku Aniaya Korban Hingga Tewas Bersimbah Darah di Sijuk (1)
Pelaku dan parang (golok) yang digunakan pelaku, serta korban saat di RSUD Marsidi Judono Belitung. Foto: Ist.

SIJUK, JABEJABE.co – Penganiayaan yang berakibat kematian atas Sherli Nopianto (24), warga Jalan Penghulu Dusun Piak Aik Desa Sijuk Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung diduga memiliki motif.

Pelaku sebagaimana rilis resmi dari kepolisian diketahui bernama Rizky Al Fadhil (18) merupakan seorang pelajar/ mahasiswa (Informasi lain menyebutkan pelaku berprofesi sebagai sekuriti) yang beralamat di Jalan Menunggal Desa Sijuk Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.

Berdasarkan informasi yang dirangkum dari berbagai sumber menyebutkan, peristiwa penganiayaan ini diduga dilatarbelakangi dendam dari pelaku yang mendengar kabar bahwa orang tua pelaku meninggal dunia akibat diguna-guna oleh keluarga korban. Hal inilah yang diduga menjadi sebab pelaku melakukan penganiayaan korban dengan parang.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kapolsek Sijuk AKP Irsan Sihotang, Seizin Kapolres Belitung AKBP Ari Mujiono mengungkapkan, kronologis kejadian diketahui pada hari Sabtu, 30 Januari 2021 sekira pukul 21.00 WIB.

Dijelaskan Irsan, saat itu Chendrik Ramdono (40) selaku pelapor sedang berada di rumah temannya.

“Chendrik ini ditelepon oleh ayahnya yakni saudara Suryono yang mana di dalam telepon tersebut saudara Suryono menyuruh pelapor untuk datang ke rumahnya yang mana saat sampai di rumah ayahnya, Chendrik melihat korban Sherli Nopianto sudah terbaring di pangkuan Suryono dengan kondisi bersimbah darah,” ujar Irsan.

Saat itu, saudara Chendrik ini juga melihat bagian kepala belakang korban ada beberapa bekas luka terkena benda tajam.

Kemudian saudara Suryono memberitahukan kepada Chendrik bahwa korban telah dianiaya oleh Rizky Al Fadhil dengan menggunakan 1 (satu) bilah parang. Dan selanjutnya Chendrik bersama-sama dengan keluarganya langsung membawa korban menuju RSUD Kabupaten Belitung.

“Sesampainya di RSUD Marsidi Judono, pelapor memperoleh informasi dari pihak RSUD bahwa korban telah meninggal dunia,” ungkap Irsan.

Mengetahui kejadian ini Unit Reskrim Polsek Sijuk segera menangkap dan mengamankan pelaku pada Sabtu (30/1/2021) sekira pukul 22.00 WIB di Jalan Manunggal XX Desa Sijuk, Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung.

Adapun barang bukti yang diamankan, diantaranya 1 (satu) bilah parang yang digunakan pelaku, 1 (satu) unit sepeda motor Soul GT warna hitam milik pelaku, dan 1 (satu) buah celana pendek warna hitam yang digunakan korban.

Saat ini polisi sudah mengamankan tersangka dan barang bukti. Untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap pelapor, saksi, dan tersangka, serta menaikkan ke tingkat penyidikan.