Kasus Dugaan Illegal Logging Terjadi di Kawasan Geopark Open Pit Nam Salu Kelapa Kampit

by -
Dugaan Illegal Logging Terjadi di Kawasan Geopark Open Pit Nam Salu Kelapa Kampit (1)
Aparat Desa Senyubuk bersama Bhabinkamtibmas saat mengecek ke lokasi dugaan illegal logging di HL Kik Karak Kecamatan Kelapa Kampit, Kab. Belitung Timur, Rabu (21/4/2021). Foto: Ist.

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Aktifitas dugaan pembalakan atau penebangan kayu secara liar (Illegal Logging) terjadi di kawasan Hutan Lindung (HL) Kik Karak Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Rabu (21/4/2021).

Aksi ini diketahui berdasarkan laporan masyarakat Kecamatan Kelapa Kampit yang kemudian menyampaikan perihal illegal logging tersebut kepada perangkat Desa Senyubuk.

Kepada jabejabe.co, salah satu saksi dengan inisial Ev menyebutkan bahwa dirinya bersama rekan menemukan sekumpulan papan berukuran 4cm dan panjang 3 meter sebanyak kurang lebih 3 (Tiga) kubik di area dengan titik koordinat 2°42’28.7″S 108°04’35.7″E.

Berdasarkan titik koordinat, diketahui bahwa daerah tersebut merupakan Kawasan Hutan Lindung Kik Karak yang masuk dalam wilayah Desa Senyubuk Kecamatan Kelapa Kampit, Kab. Beltim.

Keterangan Ev dikuatkan oleh saksi Rs yang menyebutkan bahwa pada hari Minggu (19/4/2021), dirinya melihat adanya oknum yang meninjau ke lokasi HL Kik Karak.

“Pas kutanya mereka ngaku mau jalan-jalan, padahal aku tahu profesi mereka penebang pohon yang biasa pakai senso (chainsaw),” kata Rs.

Lebih lanjut menurut Rs, setelah mereka melakukan pengecekan ke lokasi, kemudian oknum melakukan penebangan pohon di area tersebut.

“Waktu itu ada yang mandu pada saat pengecekan, katanya mereka disuruh seseorang yang saya tahu itu oknum aparat,” terang Rs.

Selanjutnya, pada Rabu 21 April 2021, sekira pukul 17.30 WIB, Ev dan Rs serta beberapa rekan lain mendatangi lokasi dan menemukan enam orang di lokasi yang beberapa diantaranya sedang bekerja. Sementara itu, satu unit truk sudah berisi papan dengan tebal 4 cm dan panjang 3 meter sebanyak kurang lebih 3 kubik.

Kepada saksi Ev dan Rs, oknum pekerja mengaku bahwa pihaknya sudah berkoordinasi atau meminta izin dengan Perangkat Desa Senyubuk dalam dugaan tindakan illegal logging tersebut.

Guna memastikan jabejabe.co kemudian menghubungi Sekdes Senyubuk, Putra Alam, terkait izin penebangan pohon yang diduga dilakukan oknum aparat.

“Sepertinya nggak pernah bang, selain itu untuk penebangan pohon di kawasan HL tentunya bukan domain kami (Perangkat Desa),” kata Putra.

Sementara itu, mengetahui adanya informasi dugaan illegal logging, perangkat Desa Senyubuk yang dipimpin Sekdes bersama-sama dengan Bhabinkamtibmas segera menuju ke lokasi.

Saat berada di lokasi, Perangkat Desa dan Bhabinkamtibmas Senyubuk menemukan beberapa bekas potongan kayu serta pohon tumbang yang belum sempat dipotong (Dijadikan papan).

Selaku perangkat desa, Putra menyesalkan adanya tindakan dugaan illegal logging tersebut. Di sisi lain, Kawasan Kik Karak di mana terdapat Open Pit Nam Salu merupakan salah satu unggulan Geopark di Pulau Belitung dan baru-baru ini ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *