Ikuti Protokol Covid-19 dari Pemerintah Pusat, Forkopimda Beltim Tegaskan Beribadah di Rumah

oleh -
Ikuti Protokol Covid-19 dari Pemerintah Pusat, Forkopimda Beltim Tegaskan Beribadah di Rumah (1)
Suasana Rakor Forkopimda Beltim tentang Penegasan Pelaksanaan Peribadatan dalam Pandemi Wabah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), Kamis (7/5/2020). Foto: Istimewa.

MANGGAR, JABEJABE.co – Pemkab Belitung Timur (Beltim) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tentang Penegasan Pelaksanaan Peribadatan dalam Pandemi Wabah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), Kamis (7/5/2020).

Bertempat di Ruang Rapat Bupati Belitung Timur, Rakor ini digelar sebagai upaya penanganan dan pengendalian penyebaran COVID-19.

Adapun hasil dari Rakor tersebut dibacakan langsung oleh Bupati Belitung, Yuslih Ihza, yang berisi beberapa kesepakatan.

Pertama, kata Bupati Yuslih, Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung Timur tentang Panduan Peribadatan dalam situasi pandemi COWD-19 tetap berpedoman kepada Surat Edaran Menteri Agama Nomor : SE.6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di tengah Pandemi Wabah COVID-19.

“Kemudian kedua, Untuk pelaksanaan peribadatan tetap mengacu kepada Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung Timur, DPRD Kabupaten Belitung Tmur, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung Timur dan Ormas-ormas Isiam di Kabupaten Belitung Timur tanggal 2 April 2020,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, FORKOPIMDA& MUI, FKUB, DMI, dan Ormas-Ormas Islam di Kabupaten Belitung Timur, akan bekerjasama mensosialisasikan kembali tentang pelaksanaan peribadatan sesuai dengan protokol pencegahan COVID-19.

“Ketiga poin di atas (Poin 1 s.d 3) dapat ditinjau kembali apabila sudah ada pernyataan resmi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung Tmur yang menyatakan keadaan sudah aman dari COVID-19,” ujarnya.

Sementara itu terkait hasil Rakor Pemkab Beltim bersama-sama dengan Forkopimda, salah satu tokoh masyarakat Belitong, Akhlanudin, mengungkapkan, sesuai dengan Berita Acara Rakor Forkopimda Kabupaten Belitung Timur bahwa kesepakatan bersama antara berbagai pihak adalah menyamakan persepsi.

“Jadi, tidak benar adanya saling-silang (perbedaan pendapat) dalam bersama-sama memerangi wabah Covid-19 di Kabupaten Belitung Timur,” kata Akhlanudin.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Dudung ini mengatakan, Unsur Forkopimda Kabupaten Belitung Timur dalam posisi Tabayyun dan Tasamuh.

Tabayyun, kata Dudung, maksudnya tidak tergesa-gesa dalam memutuskan masalah, baik dalam hal hukum, kebijakan dan sebagainya hingga jelas benar permasalahannya. Sedangkan Tasamuh dimaksudkan sebagai sikap toleransi dan saling menghargai pendapat antar sesama.

Baca Juga:  PDIP Belitung Turun Gunung, Bagikan 1000 Sembako dan 1000 Vitamin ke Rumah-rumah

“Marilah kita sama ber-Fastabiqul Khoirot di bulan Ramadhan 1441 H yang penuh berkah ini,” ujarnya. (rel/jb02)

Editor: sue

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *