Lestarikan Sejarah, Pokdarwis Kelekak Nyiur Rencanakan Hari Jadi Desa Lalang

by -
Lestarikan Sejarah, Pokdarwis Kelekak Nyiur Rencanakan Hari Jadi Desa Lalang
Ketua Pokdarwis Kelekak Nyiur Desa Lalang, Wira Sudarma (Kanan) saat berdiskusi dengan Rico Pebrico (Kiri), Pemerhati Sejarah Kota Manggar. Foto: Ist. Fairus.

Bentuk Forum Musyawarah dan Usulkan Hari Jadi Desa Lalang jadi Perdes

Penulis: */ | Editor: Subrata

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Desa Lalang adalah desa tertua yang berada di Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur serta telah dua kali dimekarkan, yaitu Desa Lalang Jaya dan Desa Mekar Jaya.

Namun demikian, meski Desa Lalang memiliki potensi sejarah timah yang tak bisa dilepaskan dari Kota Manggar, namun hingga kini Desa Lalang belum menetapkan hari jadi.

Karenanya, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelekak Nyiur Desa Lalang, Wira Sudarma mengungkapkan, pihaknya berkomitmen menjaga dan melestarikan sejarah Desa Lalang yang diawali dengan penetapan Hari Jadi Desa Lalang.

“Untuk itu (Hari Jadi Desa Lalang), segera kita bentuk forum dan nanti bisa kita usulkan melalui musyawarah desa untuk bisa segera dibuatkan Perdesnya oleh Kepala Desa Lalang,” ujar Wira.

Di samping itu, lanjut Wira, pada tahun 2021, Desa Lalang juga menjadi sasaran prioritas pemajuan kebudayaan nasional sebagai implementasi UU No. 5 Tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan nasional dari 359 desa se-Indonesia melalu program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Dan, salah satu output dari program ini nantinya akan tersusun Dokumen Pemajuan Kebudayaan Desa (DPKD) yang akan menjadi dasar pertimbangan desa untuk memasukkan kegiatan-kegiatan kebudayaan dalam penganggaran nantinya.

“Nah, apabila nantinya Hari Jadi Desa Lalang sudah ditentukan dan Diperdeskan, desa tentunya bisa menyelenggarakan even kebudayaan dengan momentum Hari Jadi Desa Lalang,” jelas Wira.

Memang tidak akan mudah, kata Wira, namun bukan berarti tidak bisa, karenya ia mengajak masyarakat Desa Lalang untuk bersama-sama, bergandengan tangan untuk kemajua desa.

“Yuk kite same-same, Urang Lalang saling bergandengan tangan demi kemajuan desa tercinta ini,” ajaknya.

Berdasarkan Peta, Pangkalan Lalang Sudah Ada Sejak 1876

Desa Lalang yang menjadi cikal bakal terbentuknya Kota Manggar, ketika Bukit Samak menjadi pusat perkantoran dan aktivitas di era perusahaan timah dibenarkan oleh Rico Pebrico, salah satu Pemerhati Sejarah Kota Manggar.

“Desa Lalang ini adalah desa tua dan sarat sejarah,” ujar Rico.

Dijelaskan Rico, salah satu buktinya bisa terlihat dari peta kuno milik Belanda yang menyebutkan Pangkalan Lalang.

“Mungkin peta ini sudah ada sejak tahun 1876,” tambahnya.

Karena itu, Rico menilai perlu merumuskan dan bermusyawarah bersama dengan para tokoh-tokoh yang tahu dan menjadi saksi hidup perkembangan Desa Lalang ini hingga menjadi seperti sekarang.

“Memang, hal ini telah menjadi mimpi kami sejak lama untuk bisa mengangkat tentang sejarah di Kota Manggar pada umumnya dan Desa Lalang pada khususnya. Kami menyambut dan sangat mengapresiasi generasi muda seperti ini, yuk kite same-same nyusun’e,” tutup Rico.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *