Harga Daging Sapi di Tanjungpandan Merangkak Naik, Diduga Stok Jadi Penyebab

by -
Harga Daging Sapi di Tanjungpandan Merangkak Naik, Diduga Stok Jadi Penyebab
Ilustrasi daging sapi. Foto: Ist.

BELITUNG, JABEJABE.co – Harga daging sapi di Pasar Tradisional Tanjungpandan Kabupaten Belitung naik drastis.

Pantauan Jabejabe.co pada Selasa (4/5/2021), harga daging sapi di Pasar Tradisional Tanjungpandan dijual pada kisaran Rp 160 ribu per kilogram yang sebelumnya di angka Rp 120 ribu.

Salah seorang pedagang daging sapi, Haji Dul (50) mengatakan kenaikan ini terjadi dikarenakan pasokan sapi tidak banyak selama beberapa hari terakhir.

“Harga normalkan Rp 120 ribu sampai dengan Rp 125 ribu, sekarang Rp 160 ribu per kilogram, naik hingga Rp 40 ribu,” kata Haji Dul.

Lebih lanjut dikatakannya, ada kemungkinan saat medekati Idul Fitri nanti harga daging sapi bisa naik lagi, karna pasokan sapi tidak banyak.

Sementara itu salah satu pengunjung pasar tradisional, Novi (30) mengatakan hari Minggu kemarin dirinya membeli daging sapi di Pasar Tradisional seharga Rp 150 ribu. Hanya selisih sehari, besoknya harga daging sudah jadi Rp 160 ribu.

“Padahal pas awal-awal bulan menjelang Ramadhan harga daging sapi di harga Rp 115 ribu sampai dengan Rp 125 ribu per kilogram,” sebutnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Tenaga Kerja (DKUKMPTK) Belitung Rita Yuliani mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkab Belitung terkait harga dan stok daging sapi ini, apakah masalahnya di stok, atau memang adanya permainan harga dari pedagang.

“Kalau kami di DKUKMPTK, untuk harga daging sapi jelang Idul Fitri, kalau bisa angkanya tetap di harga Rp 150 ribu,” kata Rita.

Untuk itu, lanjut Rita, pihaknya akan kroscek lagi harga pasaran daging sapi, daging ayam, dan kebutuhan lainnya.**

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *