Hanya 15 Menit di Zona Hijau, RSUD Marsidi Judono Belitung Kembali Rawat Tiga Pasien Positif Corona

by -
Hanya 15 Menit di Zona Hijau, RSUD Marsidi Judono Belitung Kembali Rawat Tiga Pasien Positif Corona - 2
Direktur RSUD dr. H. Marsidi Judono, dr. Hendra.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Belum 24 jam menginjak “zona hijau”, Kabupaten Belitung kembali mendapat kabar mengejutkan. Kabar tersebut ialah bertambahnya 3 (tiga) orang pasien positif Covid-19.

Demikian dikatakan Direktur RSUD dr. H. Marsidi Judono, dr. Hendra dalam sebuah press release yang diterima jabejabe.co, Jumat (22/5/2020).

Dalam press release tersebut, dr. Hendra menyampaikan bawasannya tadi sore tepatnya pukul 16.00 WIB, pihaknya, yakni Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Belitung baru saja mengumumkan kabar yang menggembirakan dengan kesembuhan pasein kelima yakni pasien 750.

Namun, kabar gembira itu ternyata hanya berselang 15 menit dari pengumuman GTPPC Pusat. Pukul 16.15 WIB setelah melakukan pemeriksaan selama 2 jam, Laboratorium Biomedis Real Time PCR dengan alat TCM yang dimiliki oleh RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung yang mulai dioperasionalkan hari ini, Jumat (22/5/2020), telah mengeluarkan hasil uji PCR terhadap 8 (delapan) spesimen swab tenggorokan milik 4 (empat)orang pasien ODP yang 3 (tiga) diantaranya dinyatakan positif Covid-19.

“Pasien 0921 berinisial DA (laki-laki) positif warga Kelurahan Pangkalalang, pasien 0923 berinisial DP (laki-laki) positif warga Kelurahan Pangkallalang. Kemudian pasien 0930 berinisial AM (perempuan) negatif warga Kelurahan Paal Satu, pasien berinisial Mor (laki-laki) positif warga Jalan Kamboja Kelurahan Paal Satu,” kata dr. Hendra.

Dengan hasil di atas maka GTPPC Kabupaten Belitung RSUD dr. H. Marsidi Judono kembali menangani 3 (tiga )pasien positif Covid-19 yaitu pasien 921 pasien ke-6, pasien 923 pasien ke-7 dan 931 pasien ke-8 di Pulau Belitung.

“Saat ini ketiga pasien Covid-19 positif tersebut sudah diisolasi di RSUD dr. H. Marsidi Judono untuk menjalani perawatan sampai sembuh. Kondisi ketiga pasien tersebut dalam kondisi sehat tanpa menunjukkan gejala klinis terkait covid-19,” jelasnya.

Untuk itu pula, dr.Hendra berharap kepada seluruh masyarakat yang merasa pernah kontak erat, pernah berada dalam satu ruangan, pernah berada dalam satu mode transportasi terhadap ketiga pasien Covid-19 tersebut harap segera melaporkan dan memeriksakan diri di posko Covid-19 Dinas Kesehatan terdekat atau pusat deteksi Covid-19 RSUD dr. H.Marsidi Judono Kabupaten Belitung untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan sesuai protap yang berlaku untuk mencegah penyabaran kasus lebih luas.

“Kami GTPPC Kabupaten Belitung mengimbau kepada seluruh warga Belitung dan sekitarnya untuk kembali mematuhi imbauan pemerintah dalam pencagahan dan penanganan penyebaran Covid-19 dengan senantiasa melakukan pola hidup bersih dan sehat, cuci tangan, memakai masker, tidak berkumpul ditempat keramaian, selalu menjaga jarak (phisical distancing),” harapnya.

Terlebih, karena sebentar lagi umat muslim akan merayakan Idul Fitri 1441 H tetap bersilaturahmi dengan tidak melakukan kontak erat dan selalu menjaga jarak.

“Kami juga mengimbau tidak berpergian di tempat keramaian maupun tempat-tempat wisata yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa,” tukasnya.

Agar diketahui, TCM adalah test cepat molekular metode real time PCR dengan sampel pemeriksaan swab naso dan oropahring pasien. Alat ini sama persis dengan metode dan prinsip pemeriksaan dengan alat yang dimiliki Puslitbangkes Biomedis Jakarta, yaitu real time PCR yang sampelnya dari swab tenggorokan.

Reporter: Faizal
Editor: sue