Hantam Kepala Arifin dengan Batu 13 Kali hingga Tewas, Santo Diancam Hukuman Mati

oleh -
Hantam Kepala Arifin dengan Batu 13 Kali hingga Tewas, Santo Diancam Hukuman Mati (2)
Polres Belitung saat menggelar konferensi pers, Senin (1/2/2021). Foto: Doc. jabejabe.co

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Pelaku tindak pencurian dengan kekerasan (Curas), yakni Santo (26) dalam keadaan mabuk pergi ke rumah korban Arifin (56) di Jalan Jawa Desa Cerucuk untuk meminjam motor kamis (28/1/2021) malam. Namun karena tiba-tiba menolak, pelaku langsung menghantam korban dengan batu yang telah disiapkanya.

Demikian disampaikan Kapolres Belitung AKBP Ari Mujiono dalam konferensi pers yang digelar lobi Mako Polres Belitung Jalan Sijuk No.2, Kel. Paal Satu, Kec. Tanjungpandan, Kab. Belitung, Senin (1/2/2021).

Lebih lanjut dijelaskan Kapolres Ari, pada saat itu korban berusah melawan, namun pelaku secara membabi buta menghantam korban, hingga korban terjatuh.

“Di saat korban terjatuh tak berdaya, pelaku menghantam dengan batu berkali-kali (Sekitar 13 kali) di area bagian muka dan kepala hingga korban tidak bergerak,” jelas Ari.

Pelaku kemudian mengambil motor korban dan menjualnya seharga Rp450 ribu melalui temanya.

Menurut Ari, pelaku sempat minta diantarkan oleh saudaranya ke Pelabuhan Tanjung Ru, yakni ke kapal bagan warga Desa Pegantungan Kecamatan Badau.

Namun belum sempat kabur, Anggota Sat Reskrim Polres Belitung yang sebelumnya mendapati informasi bahwa pelaku berada di Tanjung Ru Desa Pegantungan dengan cepat meringkus pelaku.

Karena saat hendak ditangkap tersangka sempat melakukan perlawanan, dan mencoba kabur dengan cara melompat dari bagan ke dalam air, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kakinya.

Pelaku dikenakan pasal Primer 338 KUH Pidana dengan ancaman 15 tahun penjara Subsider 365 Ayat (4) KUH Pidana dengan ancaman hukuman Pidana mati atau seumur hidup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *