GURU “Pejuang Tangguh”

oleh -
Guru, Pejuang Tangguh, Refleksi Peringatan Hari Guru Nasional 2020

Guru yang totalitas harus mampu berpikir dan bertindak untuk dan atas kepentingan yang lebih besar. Dalam hal ini guru harus terus mengasah kemampuan siswa untuk berpikir kritis, analitis, kreatif, dan inovatif, di sisi lain guru juga harus mendorong siswa agar menunjukkan keterlibatan pikiran dan emosinya melalui kegiatan produktif secara lisan maupun tulisan. Hal ini dapat dilakukan dengan kerjasama seluruh stakeholders dan diperlukan sosialisasi, kerjasama dan komitmen kuat untuk mewujudkannya.

Guru yang totalitas juga merupakan guru yang bekerja tanpa pamrih yaitu guru yang tidak pernah mengharapkan imbalan, namun ia selalu berharap muridnya menjadi yang lebih baik . Hal ini perlu didukung dengan iklim dan budaya sekolah yang dilandasi oleh prinsip kesadaran, partisipasi, dan tanggung jawab untuk menghasilkan peserta didik yang kompeten, berkarakter, dan berprestasi.

Selanjutnya guru juga harus memilki semangat yang tinggi dalam melayani. Dalam hal ini guru harus berdedikasi tinggi dalam menyelesaikan pekerjaannya dan rela berkorban untuk hal tersebut. Selain itu guru juga harus mampu menghargai hasil kerja siswa, tidak egois dan selalu mendengarkan siswanya.

Guru yang totalitas harus memiliki daya tahan yang baik dalam menghadapi setiap rintangan yang ada. Ketahanan dalam menghadapi rintangan didefinisikan sebagai kemampuan individu untuk bisa beradaptasi dengan segala situasi tidak mudah putus asa serta mampu menemukan solusi untuk setiap tantangan yang di hadapi. Artinya guru harus mampu mengendalikan dirinya dalam setiap kondisi apapun, termasuk dalam keadaan sulit. Komitmen dalam menyelesaikan tugas juga harus dimiliki oleh guru jika ingin benar-benar totalitas menjadi guru. Artinya guru harus memiliki kemauan yang kuat dalam menyelesaikan setiap pekerjaannya yang diamanatkan kepadanya dengan penuh tanggungjawab.

Hal ini dapat dicapai dengan perilaku yang tidak suka menunda-nunda pekerjaannya, tidak mengeluh atas pekerjaan yang harus diselesaikannya, dan tidak merasa ragu atas pekerjaan yang diberikan. Prinsip utamanya guru harus tetap menjaga ritme dan komitmen dalam bekerja serta mencintai pekerjannya dengan sepenuh hati.

Point penting lainnya untuk menjadi guru yang totalitas dalam mengabdi adalah menjadi teladan bagi pihak lain. Guru harus benar-benar menjadi teladan bukan hanya sebatas penyampai informasi ilmu pengetahuan, melainkan meliputi kegiatan mentransfer kepribadian yang berbudi pekerti luhur guna membentuk karakter peserta didik sebagai aset bangsa yang akan menjadi penentu eksistensi bangsa ini. Karakter merupakan fondasi utama dalam membangun pendidikan yang berkeadaban.

Baca Juga:  Pentingnya Pers di Tengah Pandemi Covid-19

Dalam dimensi lain guru juga harus bermanfaat yang berarti guru harus benar-benar menjadi pendidik professional. Guru harus melaksanakan tugas utamanya yaitu mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *