GURU “Pejuang Tangguh”

by -
Guru, Pejuang Tangguh, Refleksi Peringatan Hari Guru Nasional 2020

Oleh: Sabarudin,M.Pd*

Refleksi Peringatan Hari Guru Nasional 2020

PERINGATAN Hari guru nasional tahun ini, jatuh pada hari Rabu, tanggal 25 November tahun 2020. Penghormatan dan penghargaan yang setinggi tingginya kita berikan kepada seluruh guru di indonesia. Hal ini tidak lain karena peran guru benar-benar diuji ditengah pandemi Covid-19.

Perubahan secara cepat terjadi dalam ranah dunia pendidikan. Teknologi yang selama ini hanya sebagai media sosial semata untuk aktualisasi diri, dalam kondisi Covid-19 mengambil peran penting dan jadi titik sentral dalam aktivitas pembelajaran. Namun demikian, penggunaan teknologi yang dominan tersebut tidak dapat menggantikan fungsi dan peran guru.

Keteladanan seorang Guru tidak akan tergantikan oleh hebatnya teknologi dan tidak akan tergerus oleh kemajuan jaman. Guru tetap menjadi garda terdepan dalam setiap perubahan. Tidaklah berlebihan jika guru saat ini, di masa pandemipun merupakan para penjuang “Tangguh” dengan segala kompleksitas permasalahan yang ada.

Peringatan hari guru nasional di Indonesia sendiri ditetapkan berdasarkan Kepres 78 tahun 1994 yang merupakan apresiasi kepada guru sebagai patriot pahlawan bangsa pembangun insan cendikia. “Bangkitkan Semangat Wujudkan Merdeka Belajar”, menjadi tema peringatan hari guru nasional tahun ini. Penuh makna dengan sejuta pesan yang luar biasa.

Dalam situasi apapun guru harus selalu memposisikan dirinya menjadi teladan dan idola dengan berpijak kepada tiga filosofi utama yaitu “Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, dan tut wuri handayani”. Ketiga filosofi Ki Hadjar Dewantara ini harus tetap menjadi ruh pendidikan yang diterapkan oleh guru di indonesia.

Bangkitkan semangat wujudkan merdeka belajar dalam Pandemi Covid-19 ini , merupakan sosok potret guru yang “Tangguh” Konsep Tangguh mengandung makna bahwa guru harus totalitas kembangkan generasi unggul untuk hasilkan peserta didik berkualitas. Guru “Tangguh” adalah guru yang pada dirinya melekat 9 kepribadian utama yang bercirikan;

1). berpikir dan bertindak untuk dan atas kepentingan yang lebih besar,
2) tanpa pamrih,
3) semangat tinggi dalam melayani,
4) memiliki daya tahan dalam menghadapi tantangan,
5) komitmen dalam menyelesaikan tugas,
6) menjadi teladan bagi pihak lain,
7) bermanfaat ,
8) berjiwa pembaharu, dan
9) menjadi inspirasi.