Gubernur: Pembangunan Kampus UBB di Beltim Harus Dekat Perkampungan dan Jalan Raya

by -
Gubernur, Pembangunan Kampus UBB di Beltim Harus Dekat Perkampungan dan Jalan Raya
Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Johan (berkopiah).

MANGGAR, JABEJABE.co – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan siap membangun kampus Fakultas Pariwisata Universitas Bangka Belitung (UBB) di Desa Tanjung Kelumpang. Namun sebelumnya ada syarat yang harus dilakukan baik oleh pemerintah Desa maupun Pemkab Belitung Timur.

Hal itu diungkapkan Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Johan saat meninjau lokasi rencana pembangunan Kampus bersama dengan Bupati Beltim Yuslih Ihza dan Kapolda Babel Brigjen Anang Syarif Hidayat di Tanjung Kelumpang Simpang Pesak, Jum’at (14/2/20).

“Proses penghibahan lahan harus didukung surat menyurat, baik untuk bangunan maupun jalan. Biar saat sudah ditetapkan tidak ada gini gitu,” kata Erzaldi.

Erzaldi juga mensyaratkan agar lokasi lahan yang akan dihibahkan harus dekat dengan perkampungan dan jalan raya, agar ada multiplier effect bagi pembangunan dan ekonomi masyarakat.

“Kalau bisa lokasinya di dekat jalan atau rumah-rumah warga, biar nanti masyarakat bisa merasakan efeknya. Misalnya dapat buat rumah makan, kontrakan, dan lain-lain,” ujar Erzaldi.

Pembangunan kampus, lengkap dengan asrama dan jalan dijadwalkan baru bisa dilakukan di tahun 2021. Seluruh biaya pembangunan akan ditanggung oleh Pemrov dan Pemkab Beltim.

“Untuk yang pertama ini kita sharing dulu, Pemprov yang bikin kampus atau kantornya, Pemkab yang bikin jalan. Saya juga sudah minta ke Dinas Perkim (Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman) untuk membuatkan asrama mahasiswa,” tambah Erzaldi.

Erzaldi berharap masyarakat Beltim khususnya di Kecamatan Simpang Pesak dapat mendukung berdirinya kampus Pariwisata. Desa Tanjung Kelumpang juga akan membantu proses hibah lahan dari Pemkab Beltim ke UBB.

“Kita ingin masyarakat happy. Terus juga adanya kampus untuk mendukung pengembangan pariwisata di Bangka Belitung khususnya Kabupaten Beltim dan Belitung,” ucap Erzaldi.

Sementara itu Bupati Beltim Yuzlih Ihza menyatakan Pemkab Beltim tengah menyiapkan proses hibah lahan sebesar 30 hektar tersebut. Diupayakan proses hibah lahan ke UBB dapat dilakukan tahun 2020 ini.

“Sedang proses hibahnya, Insyallah mudah-mudah bisa segera kita hibahkan tahun ini,” ujar Yuslih.

Yuslih mengatakan tidak ada kendala terkait lahan, karena pemerintah Desa Tanjung Kelumpang sangat kooperatif. Bahkan diungkapkannya tahun 2020 ini Pemkab Beltim akan melakukan studi kelayakan atau feasibility study.

“Tidak ada kendala lahan, tinggal dilakukan studi kelayakan. Nanti dari situ dapat dipetakan kelayakan dari berbagai aspek dan kebutuhan sarana prasarana,” ungkap Yuslih. (rel)

Editor: jb7