Apresiasi Perjuangan Semasa Revolusi Kemerdekaan RI, Gubernur Jatim Rekomendasikan HAS Hanandjoeddin Jadi Pahlawan Nasional

oleh -
Apresiasi Perjuangan Semasa Revolusi Kemerdekaan RI, Gubernur Jatim Rekomendasikan HAS Hanandjoeddin Jadi Pahlawan Nasional - A2
Insert, Kiri: H.AS Hanandjoeddin. Kolase, Kanan: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Foto: Istimewa/Net.

Penulis: ist | Editor: sue

JAWA TIMUR, JABEJABE.co – Apresiasi perjuangan di masa Revolusi Kemerdekaan RI, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung penuh serta memberikan rekomendasi usulan HAS Hanandjoeddin sebagai Pahlawan Nasional.

Rekomendasi ini sebagaimana tertuang dalam surat Gubernur Jawa Timur bernomor 464.1/11457/107.3.06/2022 Tentang Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional HAS Hanandjoeddin.

Dalam surat rekomendasi oleh kepala daerah dengan penduduk 40 juta jiwa tersebut, tertuang, pada dasarnya pemerintah Jawa Timur mendukung dan merekomendasikan HAS Hanandjoeddin mendapat gelar Pahlawan Nasional.

Dukungan tersebut sebagai apresiasi atas perjuangan yang telah dilakukan semasa revolusi kemerdekaan RI di Jawa Timur, (Malang Raya, Tulung Agung dan Trenggalek).

Sebagaimana diketahui, saat ini usulan HAS Hanandjoeddin menjadi Pahlawan ini telah disampaikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung kepada pemerintah pusat melalui Menteri Sosial RI pada 31 Maret 2022.

Tak hanya rekomendasi dari Gubernur Jawa Timur, usulan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional bagi Pak Long Hanandjoeddin ini juga mendapat dukungan dari Bupati Malang, Bupati Trenggalek, dan Walikota Malang, serta dukungan kepala daerah dari tujuh kabupaten/kota di Bangka Belitung.

Adapun berkas usulan calon Pahlawan Nasional HAS Hanandjoeddin saat ini dalam kajian dan pembahasan dari Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP).*

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Baca Juga:  Penjelasan Kapolri Soal Terbitnya Telegram Peliputan Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.