Gelar Reses, Anggota DPRD Babel ini Malah Dengarkan Keluhan Domainnya Kabupaten

by -
Gelar Reses, Anggota DPRD Babel ini Malah Dengarkan Keluhan Domainnya Kabupaten (2)
Masyarakat yang menghadiri kegiatan Reses Anggota DPRD Prov. Kep. Babel, Rudi Hartono, Jumat (4/12/2020).

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rudi Hartono melakukan kegiatan reses masa sidang II Tahun 2020, Jum’at (4/12/2020).

Reses tersebut berlangsung di Resto SW yang dihadiri oleh sekitar 50 orang perwakilan wilayah. Dikatakan Rudi, jumlah peserta reses tersebut memang sengaja dibatasi agar tetap menjaga sosial distancing di masa Pandemi Covid-19.

Reses tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan juga mendengarkan aspirasi masyarakat atas keluhan di wilayah mereka. Pada reses tersebut, terlihat beberapa masyarakat bertanya langsung kepada Rudi atas keluhan mereka.

Tetapi uniknya di sini, kebanyakan masyarakat mengeluhkan masalah atas kebijakan kabupaten. Walaupun begitu, Rudi tetap memberikan jawaban atas pernyataan mereka, bahkan Rudi berjanji akan meneruskan permasalahan mereka tersebut kepada pihak yang bersangkutan.

“Contohnya pemeliharaan jalan Kabupaten, pembuatan siring, (permasalahan ini) kita akan tindaklanjuti, akan kita komunikasi ke kawan-kawan di Kabupaten. Tadi juga hadir kepala desanya, jadi kita akan ajak kepala desanyalah. Karena mereka sudah dokumentasi, nah kita akan sharing-kan ke kawan-kawan yang ada di Kabupaten,” ujar Rudi menjawab permasalahan yang seharusnya menjadi domain kabupaten.

Untuk pertanyaan yang cukup berkaitan dari kebijakan provinsi, dikatakan Rudi, salah satunya adalah Gas LPG 3 KG yang saat ini masih saja langka, padahal wilayah Belitung Timur yang notabene-nya masih satu pulau, gas tersebut tidak langkah.

Rudi menjelaskan kepada masyarakat, setidaknya ada beberapa hal yang menyebabkan Gas LPG 3 KG ini langka di Kabupaten Belitung, salah satunya adalah pengiriman tabung kosong ke Bangka untuk diisi kembali dan membutuhkan banyak waktu.