Gelar Pesantren Kilat, GBM Bagikan 1500 Nasi Kotak di Delapan Kecamatan

by -
Gelar Pesantren Kilat, GBM Bagikan 1500 Nasi Kotak di Delapan Kecamatan (2)
Foto bersama sesudah kegiatan Pesantren Kilat yang digelar GBM dan DPK KNPI Selat Nasik, Sabtu (1/5/2021). Foto: Ist. GBM.

BELITUNG, JABEJABE.co – Gerakan Belitung Mengajar (GBM)merupakan komunitas yang bergerak di bidang sosial dan pendidikan.

Pada bulan Ramadhan 1442 Hijriah kali ini, GBM melakukan kegiatan Berbagi 1500 Nasi Kotak dan Takjil. Dengan tema “Nabung Kebaikan menuju Ramadhan Penuh Berkah” 1500 nasi kotak dan takjil ini dibagikan untuk masyarakat dan siswa di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.

Tak hanya itu, GBM dengan 12 relawan yang bersinergi dengan DPK KNPI Selat Nasik juga memberikan edukasi pemahaman keislaman melalui kegiatan Pesantren Kilat. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Adat Selat Nasik, Sabtu (1/5/2021).

Kegiatan Ramadhan Berkah akan dilaksanakan di tiga kecamatan di Kabupaten Belitung, yakni Sijuk, Selat Nasik, dan Badau.

Sementara itu di Kabupaten Belitung Timur, kegiatan yang sama akan digelar di lima kecamatan, diantaranya Kelapa Kampit, Dendang, Simpang Pesak, Damar dan Simpang Renggiang.

Kegiatan ini sudah dilakukan di beberapa Kecamatan yang ada di kabupaten Belitung, yakni Sijuk dan di kabupaten Belitung Timur, yakni Kelapa Kampit, Dendang, Simpang Pesak, dan Damar.

Ketua pelaksana kegiatan, Dianto mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah kecamatan maupun desa, DPK KNPI serta masyarakat Selat Nasik yang telah men-support kegiatan, baik dari mulai persiapan kegiatan maupun sesudah kegiatan.

“Semua rangkaian kegiatan dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Adapun serangkaian kegiatan tersebut, yang pertama ada Pesantren Kilat. Pesantren Kilat dilaksanakan setelah waktu Shalat Ashar,” ujar Dianto.

Kemudian, lanjutnya, anak-anak akan diarahkan untuk menyimak kisah inspiratif yang disampaikan oleh fasilitator terkait kisah nabi, rasul dan para sahabat, keutamaan bulan puasa, serta memotivasi anak-anak untuk tetap semangat dan peduli pada pendidikan.

“Kedua, kami memberikan apresiasi kepada siswa santri sebanyak enam orang yang menjawab pertanyaan seputaran apa yang sudah diberikan pada saat pesantren kilat dan kado kepada guru ngaji sebanyak tiga orang berupa bingkisan,” terangnya.

Dan terakhir, kegiatan dilanjutkan dengan Buka Puasa Bersama dan Berbagi Nasi Kotak, serta Takjil.

“Sebanyak 100 nasi kotak dan takjil dibagikan kepada anak-anak dan sisanya 50 dibagikan kepada masyarakat sekitar,” kata Dianto.

Buka puasa bersama dan berbagi nasi kotak dan takjil menurut Dianto dilakukan untuk meningkatkan rasa syukur, peduli sesama dan mempererat tali silahturahmi antar anak dengan teman sebayanya, serta antar anak dengan relawan sebagai fasilitator yang diharap dapat menjadi sosok inspiratif bagi sang anak.

Dengan adanya kegiatan ini, Dianto berharap rasa kebersamaan dan peduli pada anak-anak akan tumbuh sejak dini, dan diharapkan terus berkembang hingga mereka tumbuh dewasa.

“Program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dan jiwa berbagi antar umat Muslim di bulan suci Ramadhan,” tutupnya.(*/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *