Gas LPG Menghilang di Belitung, Ternyata Ini Penyebabnya

oleh -
Gas LPG Menghilang di Belitung, Ternyata Ini Penyebabnya
Kolase, Kiri: Truk tangki gas LPJ di atas kapal dalam perjalanan dari Pelambang ke Belitung. Kolase, Kanan: Mekanik kapal pengangkut truk tangki gas LPG saat memperbaiki kondisi kipas kapal yang mengalami kendala. Foto: Istimewa/ tangkap layar video.

Reporter: mdx| Editor: sue

BELITUNG, JABEJABE.co – Sepekan ini masyarakat di Kabupaten Belitung mengeluhkan terkait kelangkaan gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram yang mendadak hilang di pasaran atau sulit didapatkan di tingkat pengencer maupun agen.

Sebut saja Juan, warga Kecamatan Badau Kabupaten Belitung ini mengeluh susahnya menemukan gas LPG 3 kilogram yang membuatnya mencari hingga ke Tanjungpandan.

Di kampong kame ne susa benar gas LPG 3 kilogram, jadi kiapelah kame ne, mun meli gas lah sampai Tanjong, gak tapak nyari gas apeke harus jao-jao ke Tanjong, (Di kampung kami [Badau] ini susah benar gas LPG 3 kilogram, gadi gimana kami ini, kalo beli gas sudah sampai ke Tanjungpandan, cuma sekedar nyari gas apakah harus jauh-jauh ke Tanjungpandan),” keluh Juan.

Kalaupun memang ada kendala, menurut Juan sebaiknya pihak terkait memberikan informasi melalui media, bahwasannya ada trouble (masalah).

Atau, mun terjadi kerusakan, jadi kamek sebagai masyarakat tau ape kendalanye (Atau, kalau terjadi kerusakan, jadi kami sebagai masyarakat tahu apa kendalanya),” kata Juan.

Di sisi lain, Sr. Supervisor Communication & Relation Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Haris Hanza saat dihubungi jabejabe.co terkait kelangkaan gas LPG 3 kilogram ini mengatakan, saat ini pihak Pertamina masih terus berkomitmen untuk menyalurkan dan mencukupi kebutuhan gas LPG di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

“Untuk saat ini, operasional pendistribusian LPG di Kepulauan Babel masih berjalan normal,” sebut Haris, Rabu (16/3/2022).

Mereka juga menghimbau kepada masyarakat agar menggunakan gas LPG 3 kilogram sesuai dengan peruntukan dan kebutuhannya.

Kemudian saat wartawan bertanya apa kendala yang dihadapi Pertamina terkait kondisi Belitung yang saat ini mengalami kelangkaan gas, Haris mengatakan akan melakukan konfirmasi terlebih dahulu dengan tim operasional di lapangan.

“Untuk di lapangan sudah dilakukan manajemen distribusi kok, agar gas LPG tetap terus didistribusikan ke masyarakat,” terangnya.

Tak hanya itu, Haris juga menyarankan bagi warga yang ingin memberikan masukan dan saran, bisa menghubungi pihak Pertamina via Call Center Pertamina di 135.

Baca Juga:  Pekan Ini Mulai Tertibkan Penggunaan Masker, Sanem: Gunakan yang Benar-benar Masker

Jumat Sore Tiba di Belitung

Sementara itu Koordinator Lapangan PT. Pertamina Patra Niaga Tanjungpandan Belitung, Putro Juliantoro saat dikonfirmasi media ini mengatakan kendala terhambatnya pasokan gas LPG dikarenakan ada kerusakan kipas pada kapal pengangkut gas LPG ke Belitung.

“Iya, kapal pengangkut pasokan gas LPG 3 kilogram dari Palembang ke Belitung mengalami trouble (masalah), sehingga pasokan gas LPG terhambat masuk wilayah Belitung,” sebut Putro.

Sehingga, lanjut Putro, untuk itu trip yang seharusnya minggu kedua ini sampai ke wilayah Belitung menjadi terhambat.

Karenanya, sementara ini kendala kerusakan tersebut masih dalam proses perbaikan. “Kita akan kejar dengan trip berikutnya, agar pasokan gas LPG 3 kilogram ini normal kembali,” harap Putro

Untuk stok gas LPG 3 kilogram yang dikirimkan per tripnya, menurut Putro tidak ada pengurangan. “Tetap sama, 131 metrik ton per trip,” terangnya.

Lebih lanjut disampaikan Putro, saat ini Kapal Landing Craft Tank (LCT) skid tank yang mengangkut 131 metrik ton sudah diberangkatkan dan sedang menuju Belitung.

“Kapal LCT Trasindo III yang mengangkut mobil tangki LPG saat ini sudah diberangkatkan ke Belitung dari Pelabuhan Tanjung Api-api dan diperkirakan datang pada Jumat sore,” kata Putro.*

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.