Gara-gara Sebilah Parang, Pria di Gantung ini Terpaksa Nikmati Dinginnya Jeruji Besi

by -
Gara-gara Sebilah Parang, Pria di Gantung ini Terpaksa Nikmati Dinginnya Jeruji Besi
Kolase: (Kiri) Pelaku SA kini sudah diamankan oleh jajaran Polsek Gantung. (Kanan) barang bbukti sebilah golok. Foto: Ist. Humas Polres Beltim.

Pelaku Dijerat Dua Pasal, dengan Ancaman 5 dan 10 Tahun Penjara

Penulis: dv/and | Editor: Subrata Kampit

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Karena sering membuat resah penduduk, bahkan sudah beberapa kali membuat surat pernyataan untuk tidak berbuat onar terhadap warga sekitar, pria berinisial SA Warga Jangkar Asam akhirnya kembali meringkuk di jeruji besi.

Pasalnya, pria berusia 29 tahun yang keseharian bekerja sebagai buruh harian tersebut nekad menggunakan senjata tajam dan mengacungkan senjata tersebut ke arah korban wanita dengan inisial Ar (23), warga Desa Batu Penyu dan melakukan pengancaman terhadap pelapor.

Peristiwa itu terjadi pada hari Minggu (30/5/2021) sekira pukul 22.48 di Bengkel milik pelapor dusun padang RT.01 Desa Jangkar Asam, Kec. Gantung, Kab.Beltim.

Pelaku yang sudah tercatat dalam buku hitam tindak pidana merupakan residivis pencurian di tahun 2019 dan residivis penganiayaan di tahun 2016.

Kapolsek Gantung Polres Belitung Timur Iptu Wawan Suryadinata, S.I.K. mengingatkan kepada masyarakat Kecamatan Gantung agar selalu berhati – hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap tindakan kejahatan apapun.

“Masyarakat juga untuk saling peduli dan jika ada tindakan kejahatan atau ada hal yang mencurigakan terutama hal yang bisa mengakibatkan suatu tindak pidana, untuk segera bisa menginformasikan kepada pihak Kepolisian,” ujar Wawan.

Lebih lanjut dijelaskannya pelaku telah melanggar pasal 335 ayat 1 KUHPidana atau pasal Pasal 2 ayat 1 UU Drt. Nomor 12 tahun 1951, Barang siapa secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan, tidak melakukan atau membiarkan sesuatu, dengan memakai kekerasan, atau dengan memakai ancaman kekerasan, baik terhadap orang itu sendiri maupun orang lain atau Barang siapa yang tanpa hak memasukkan ke Indonesia, membuat, menerima, mencoba memperolehnya, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia.

Akibat ulahnya, perbuatan pelaku dikenakan dua pasal. Untuk pasal 335 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman penjara 5 tahun dan Pasal 2 ayat 1 UU Drt. Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara.

Saat ini, jajaran Polsek Gantung telah mengamankan barang bukti (BB) senjata tajam berupa golok (parang) yang digunakan pelaku untuk mengancam korban.

Atas perbuatannya pelaku SA wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum. Kasus tersebut sudah ditindaklanjuti oleh jajaran Polsek Gantung untuk dilakukan penyidikan.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *