Gandeng INTEKNO, SMA Negeri 1 Manggar Gelar Workshop Karya Ilmiah dan Teknologi Tepat Guna

by -
Gandeng INTEKNO, SMA Negeri 1 Manggar Gelar Workshop Karya Ilmiah dan Teknologi Tepat Guna (2)

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – SMA Negeri 1 Manggar tidak hentinya untuk melatihkan siswanya dalam berbagai bidang. Hal ini terlihat dengan dilaksanakannya workshop karya ilmiah dan teknologi tepat guna pada Kamis (18/02/2021).

Mengangkat tema “Kreatif, inovatif, dan produktif dalam menjawab tantangan era 4.0 di masa pandemi”, workshop tersebut tepat dimulai pukul 09.00 WIB bertempat diruang multimedia SMA Negeri 1 Manggar.

Menggandeng INTEKNO, workshop karya ilmiah dan teknologi tepat guna (TTG) tersebut dibuka langsung oleh kepala SMA Negeri 1 Manggar, Sabarudin.

Dalam sambutannya Sabarudin mengaku kegiatan workshop karya ilmiah dan TTG merupakan yang pertama kali dilakukan.

“Kegiatan ini merupakan kali pertama dilakukan di SMA Negeri 1 Manggar dengan tujuan untuk memberikan bekal mengenai karya tulis ilmiah dan TTG kepada seluruh peserta diruangan ini,” ucap Sabarudin.

Selain itu Sabarudin juga menyebutkan bahwa workshop ini tidak boleh berakhir tanpa hasil.

“Seluruh peserta di ruangan ini harus paham bahwa kalian adalah orang-orang beruntung dan terpilih untuk dapat menyerap ilmu dari narasumber-narasumber yang hebat. Oleh sebab itu, saya harap seluruh peserta dapat serius dan memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin,” ucap Sabarudin.

Tidak hanya itu, Sabarudin juga memberikan motivasi untuk seluruh peserta di akhir sambutannya.
“Karya ilmiah dan Teknologi Tepat Guna (TTG) memiliki peran yang sangat strategis di dalam mendorong tumbuh kembangnya kegiatan inovatif di masyarakat. Oleh sebab itu kalian harus mampu melihat apa yang orang lain tidak lihat, sehingga inovasi-inovasi baru yang berguna untuk orang banyak dapat tercipta,” tutup Sabarudin.

Setelah sambutan selesai, workshop hari pertama dilanjutkan dengan pemaparan materi yang khusus disampaikan oleh pihak INTEKNO.

Tidak tanggung-tanggung, Fajar Kawolu pengembang dan pemiliki INTEKNO turun langsung dalam penyampaian materi.

Dalam pemaparannya, Fajar secara umum menjelaskan mengenai teknologi itu sendiri. Beliau secara gamblang memaparkan mengenai pengertian teknologi, cara berteman dengan teknologi, menjadi produktif dengan teknologi, dan cara-cara jitu menciptakan teknologi terbaru.

Ditemui setelah acara, Fajar mengaku sangat senang dapat berbagi dengan siswa SMA Negeri 1 Manggar.

“Saya sangat senang dapat berbagi ilmu dengan seluruh peserta workshop pada hari ini,” ucap Fajar.

Ia berharap acara ini dapat memberikan impact yang positif kepada siswa, terutama dalam penemuan teknologi yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Saya harap dalam hal ini siswa dapat menjadi lebih aktif, terutama dalam penemuan masalah. Artinya siswa harus lebih jeli mencari kendala-kedala yang dihadapi untuk kemudian dicari cara penyelesaiannya dan merealisasikannya,” ucap Fajar.

Selain itu, Fajar juga berharap lebih banyak karya yang dapat diangkat dan direalisasikan oleh siswa. “Harapan lain pastinya agar siswa lebih banyak menghasilkan karya-karya yang bermanfaat baik secara sosial, budaya, ataupun ekonomi,” ujarnya.

Terakhir, Fajar juga mengingatkan bahwa karya ini tidak harus selalu dalam bentuk alat, namun lebih luas dari itu.

“Saya juga mengingatkan tentunya kepada siswa bahwa karya dalam hal ini bukan terbatas hanya dalam pembuatan alat. Namun hal-hal lain dibidang sosial budaya yang dapat bermanfaat bagi orang lain juga merupakan suatu karya,” tutup Fajar.

Manfaat dari acara ini secara langsung dirasakan oleh peserta workshop, Nadila. Ia mengaku bahwa materi yang disampaikan pada hari ini membuka pikirannya tentang teknologi secara lebih jelas.

“Workshop ini benar-benar membuka pikiran saya khususnya dan teman-teman untuk lebih memahami teknologi. Jelas hal ini snagat bermanfaat terutama dalam menghadapi tantangan-tantangan diera 4.0 ini,” jelas Nadila.

Selain itu, Nadila juga mengatakan bahwa workshop ini membuat dirinya untuk lebih peka pada lingkungan sekitar.

“Tadi kami diajarkan untuk lebih peka dengan lingkungan sekitar agar dapat menemukan kendala yang sering ditemui. Saya rasa tips ini benar-benar sangat bermanfaat, terutama dalam pencarian ide untuk penciptaan TTG yang bermanfaat,” tutup Nadila.