FPPDP Covid-19 Beltim dan Forkopimda Serahkan Alat Pencegahan Covid-19 untuk SMA Negeri 1 Manggar

by -
FPPDP Covid-19 Beltim dan Forkopimda Serahkan Alat Pencegahan Covid-19 untuk SMA Negeri 1 Manggar (1)
Ketua FPPDP Covid-19 Beltim, Kamarudin Muten secara simbolis menyerahkan alat pencegahan Covid-19 kepada Kepala SMA Negeri 1 Manggar, Sabarudin. Foto: Istimewa.

MANGGAR, JABEJABE.co – SMA Negeri 1 Manggar menerima bantuan alat-alat pencegahan Covid-19 dari Forum Putra Putri Daerah Peduli Covid-19 Belitung Timur (FPPDPCovid-19 Beltim) dan Forkominda Belitung Timur, Selasa (21/07/2020).

Bantuan tersebut diserahkan langsung, Kamarudin Muten ketua FPPDP Covid-19 Beltim dan bapak Jimmy Tjong perwakilan DPRD Kabupaten Belitung Timur.

Rombongan yang datang pada pukul 11.05 WIB disambut langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Manggar beserta jajarannya. Beberapa barang yang diserahkan berupa alat semprot ruangan, alat fogging, dan masker. Barang-barang ini diserahkan sebagai bentuk kepedulian untuk memutus rantai penularan Covid-19 di lingkungan sekolah.

Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk tindak lanjut pertemuan antara ketua DPRD Belitung Timur, Fezzi Uktolseja, perwakilan Forkopimda dan kepala SMA Negeri 1 Manggar. Pertemuan yang sebelumnya membahas mengenai kesiapan sekolah dan kebutuhan dalam KBM tatap muka ini ditindaklanjuti dengan pemberian bantuan pada hari ini, Selasa (21/07/2020).

Bantuan paling banyak yang diserahkan berupa masker kain sejumlah 1706 buah. Masker ini nantinya akan diberikan kepada seluruh siswa SMA Negeri 1 Manggar sejumlah 746 siswa serta guru dan pegawai sejumlah 67 orang.

Masing-masing siswa dan guru serta pegawai akan menerima dua buah masker. Hal ini dilakukan mengingat masker pada saat ini merupakan protokol kesehatan wajib yang harus dipakai setiap hari. Selain itu, penggunaan masker juga harus diganti setiap empat jam sekali untuk masker dengan bahan dasar kain guna melindungi pemakai dari paparan virus.

Bantuan lain berupa alat fogging dan alat semprot desinfektan juga diserahkan pada kesempatan tersebut. Kedua alat ini dirasa penting untuk menjaga ruangan agar tetap steril sebelum dan sesudah digunakan. Sterilisasi ini nantinya akan dilakukan setiap sore setelah kegiatan sekolah selesai dilakukan. Hal ini agar mikroba serta virus yang menempel pada kursi, bangku, bahkan seluruh ruangan sekolah dapat mati.

Adanya jeda dalam penyemprotan yang dilakukan dalam setiap ruangan dimaksudkan agar tidak terjadi kontak yang berlebih antara cairan desinfektan dengan guru dan siswa. Seperti yang diketahui bersama, jika terjadi kontak berlebih akan menyebabkan iritasi bagi sebagian orang.

Ditemui setelah acara penyerahan selesai dilakukan, Kamarudin Muten menyebutkan bahwa tujuan dari pemberian bantuan ini adalah untuk menyampaikan bantuan yang selama ini telah terkumpul. Beliau juga menyatakan bantuan ini diberikan guna mendukung skema new normal yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Skema yang dimaksud di sini adalah dengan tetap menjalankan dan menerapkan protokol kesehatan di setiap tempat, mencuci tangan, dan kewajiban untuk menggunakan masker serta menjaga jarak. Beliau juga mengingatkan agar masyarakat terutama warga SMA Negeri 1 Manggar untuk tetap waspada dan jangan terlena dengan kenormalan baru ini.

Sebagai perwakilan DPRD Belitung Timur, Jimmy Tjong mengungkapkan bahwa bantuan ini adalah bentuk kerjasama yang baik antara pemerintah, komunitas dalam masyarakat, serta pihak sekolah.

Beliau berharap bantuan ini dapat berguna untuk keluarga besar SMA Negeri 1 Manggar. Sama halnya dengan pesan yang disampaikan oleh Kamarudin Muten, beliau mengingatkan agar setiap warga sekolah dapat semakin disiplin dan taat.

Selain itu ia juga berharap agar tetap menjalankan protokol kesehatan dalam aktivitas dan kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah. Beliau juga berharap KBM tatap muka disekolah tetap lancar dan sukses selalu.

Ditemui di ruangannya, Sabarudin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesarnya atas bantuan ini. Beliau mengatakan bahwa bantuan ini sangat bermanfaat dalam mendukung penerapan kenormalan baru di sekolah.

Ia juga mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dan puteri puri daerah serta Forkominda Belitung Timur terhadap kegiatan belajar mengajar di sekolah. Selain itu, Sabarudin juga mengatakan bahwa hal ini adalah bentuk konkrit dan aksi nyata dalam pencegahan Covid-19 dilingkungan sekolah.

“Saya merasa bersyukur atas bantuan ini dan berharap seluruh pihak akan semakin solid dalam menghadapi dan melawan pandemic ini,” ucap Sabarudin. (rel)

 

Editor: sue