FOT, Tampilkan Atraksi Seni Budaya Bumi Serumpun Sebalai

oleh -
FOT, Tampilkan Atraksi Seni Budaya Bumi Serumpun Sebalai
Atraksi budaya Pantak Calong oleh Sanggar Payong Tara Kelapa Kampit. Foto: Istimewa.

DAMAR, JABEJABE.co – Festival Olahraga Tradisional/FOT tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berisikan atraksi seni budaya bumi serumpun sebalai.

Festival ini diselenggarakan di Stadion Mini Kawasan Sport Center Kecamatan Damar – Belitung Timur (10/3/2020).

Sebagai tuan rumah, Kabupaten Belitung Timur menampilkan permainan tradisional Pantak Calong yang dipersembahkan oleh Sanggar Payong Tara – Desa Senyubuk Kec. Kelapa Kampit.

Permainan pantak calong merupakan permainan tradisonal dari Belitung Timur yang biasa dimainkan oleh anak-anak maupun orang dewasa. Pantak calong berarti memukul calong atau kaleng bekas.

Jalannya permainan ini dibagi menjadi 2 (dua) tim yaitu tim bertahan dan tim penyerang. Tim bertahan bertugas menjaga calong dan menghadang tim penyerang yang berusaha masuk kedalam lingkaran dan menjatuhkan calong.

Pemain akan membuat arena permainan berupa 2 (dua) lingkaran yaitu lingkaran besar dan kecil, di mana di dalam lingkaran kecil terdapat calong yang telah disusun.

Berisikan atraksi seni budaya dari ketujuh kabupaten/kota, festival olahraga tradisional merupakan potensi wisata budaya yang diharapkan akan mampu menarik minat wisatawan untuk datang melihat permainan tersebut.

 

English Version
Traditional sport festival of the level of Bangka Belitung Archeipelago Province contained art culture attraction from the seventh regent/city.

Take place in mini stadium sport center area, the District of Damar – East Belitung. East Belitung Regency was represented by Sanggar Payong Tara/art attraction group from Senyubuk Village, the District of Kelapa Kampit, they performed pantak calong.

Pantak calong is a traditional sport that played by the childerns even adults from East Belitung.

Contained art culture attraction from seventh regency/city, traditional sport festival is tourism potentials which will interest the tourists for coming to enjoy the performance of traditional sport. (rel)

 

Editor: Subrata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *