Empat Residivis Warga Luar Belitung, Diamankan Polres Belitung, Sikat 13 Laptop di SMKN 1 Tanjungpandan

oleh -
Empat Residivis Warga Luar Belitung, Diamankan Polres Belitung, Sikat 13 Laptop di SMKN 1 Tanjungpandan
Empat Residivis yang melakukan tindak pidana pencurian 13 Laptop di SMKN 1 Tanjungpandan berhasil diamankan Jajaran Unit Reskrim Polres Belitung, Sabtu (7/3/2020).

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Jajaran Unit Reskrim Polres Belitung berhasil mengamankan 4 orang yang melakukan tindak pidana pencurian 13 laptop di SMKN 1 Tanjungpandan, Sabtu (7/3/2020).

Keempat pelaku tersebut bernama Renopati alias Ucil warga asal Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan, yang mana ia seorang residivis tahun 2018. Pelaku ke dua bernama Sastra Wijaya yang merupakan kakak kandung dari Renopati, dan juga merupakan residivis kasus pencurian tahun 2018.

Pelaku yang ke tiga bernama La Ode Asrudin warga asal Parit Tiga Bangka Barat merupakan residivis pencurian tahun 2017. Pelaku ke empat yakni Dedi Mesrah warga asal Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan, yang juga seorang residivis tahun 2016.

Kapolres Belitung, AKBP Ari Mujiyono dalam konferensi pers, Rabu (11/3/2020) mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Senin (2/3/2020) lalu. Yang mana keempat pelaku ini melakukan peranannya masing-masing.

“Keempat pelaku ini melakukan peranannya masing-masing. Yakni tersangka Renopati selaku pengantar jemput memggunakan roda sepeda motor dan tersangka La ode bawa mobil menuju SMKN 1 Tanjungpandan karena hanya dia (La Ode) yang bisa bawa mobil. Kemudian tersangka La Ode juga selaku eksekutor pertama yang merusak pintu dan gembok serta mencari barang berharga,” kata Kapolres.

Kemudian untuk tersangka Sastra selaku eksekutor kedua yang mencari barang berharga dan mengangkut hasil curian. Sementara tersangka Dedi selaku pengintai yang melakukan pengintaian keadaan diluar gedung kantor dan mengangkut hasil curian.

“Hasil intrograsi sementara mereka mamang ada (survei) yang mau disantroni tempat-tempat yang mereka anggap ada barang-barang yang berharga,” kata Kapolres.

Sedangkan atas peristiwa tersebut keempat pelaku disangkakan pasal 363 ayat (1) ke 3, 4 dan 5 KUHP. Dengan ancaman paling lama 9 (sembilan) tahun penjara.

 

Reporter: Faizal
Editor: Subrata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *