Dua Remaja 19 Tahun Gilir Pelajar di Gantung, Temannya Rekam Pakai HP

oleh -
Dua Remaja 19 Tahun Gilir Pelajar di Gantung, Temannya Rekam Pakai HP (2)
Ilustrasi, Pixabay.

Awalnya Diajak Jalan-jalan Makan Bakso

Reporter: su3 | Editor: Subrata Kampit

GANTUNG, JABEJABE.coTindak pidana persetubuhan terhadap anak perempuan di bawah umur atau masih berstatus pelajar terjadi di Wilayah Hukum Polsek Gantung Kabupaten Belitung Timur. Lebih dari itu, korban bahkan sempat digilir.

Kasat Reskrim AKP Ghalih Widyo Nugroho S.H, S.I.K. seizin Kapolres Beltim saat dikonfirmasi jabejabe.co, Selasa (19/1/2021), menyebutkan kronologi kejadian berawal pada hari Minggu (10/1/2021) sekira pukul 15.30 WIB korban pergi ke warung yang berada di Dusun Ganse, Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kabupaten Beltim untuk membeli es.

Kemudian, lanjut AKP Ghalih, korban bertemu dengan saudara BN (19), CS (19), FR (26), dan ST (19) yang yang sedang nongkrong di situ.

Setelah itu saudara BN mengajak korban jalan-jalan untuk makan bakso. Kemudian BN dan korban menggunakan sepeda motor milik korban serta saudara CS dan ST menggunakan sepeda motor Yamaha N-MAX, dan FR menggunakan sepeda motor Yamaha Xeon pergi ke arah jalan baru, Dusun Ganse, Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kabupaten Beltim.

Menurut AKP Ghalih, sesampainya di sekitar Jalan Baru, sekira pukul 16.30 WIB, Saudara BN mengajak korban ke dalam semak belukar yang berada di pinggir jalan. Setelah itu BN membuka pakaian korban, tidak lama kemudian datang CS, FR, dan ST.

“Setelah itu BN melakukan persetubuhan terhadap korban, kemudian CS bergantian melakukan persetubuhan terhadap korban, dan ST merekam kejadian tersebut menggunakan HP Merek OPPO A9 milik CS,” beber AKP Ghalih.

Diketahui Keluarga Korban

Karena sudah pukul 17.00 WIB adiknya tidak pulang ke rumah, kemudian saudari JR (Kakak Korban) mencari korban.

“JR melihat sepeda motor milik korban, serta dua sepeda motor lain yang terparkir di pinggir Jalan Baru, Desa Gantung,” kata AKP Ghalih.

Kemudian, imbuh AKP Ghalih, Saudari JR memanggil korban dan korban keluar dari arah semak belukar.

“Pada saat ditanyakan oleh Saudari JR, korban tidak bercerita apa pun. Namun pada hari Selasa, tanggal 12 Januari 2021 korban bercerita kepada keluarganya tentang kejadian persetubuhan yang dialami oleh korban,” ujarnya.

Mengetahui kejadian tersebut, saudara korban yakni DM melaporkan kejadian tersebut ke Polres Beltim.

Mendapatkan laporan tersebut, Tim Opsnal Satreskrim Polres Beltim melakukan penyelidikan terkait keberadaan para pelaku.

Pada hari yang sama, Selasa (12/1/2021) sekira pukul 18.00 WIB, Tim Opsnal Satreskrim Polres Beltim mengamankan Saudara BN, FR, dan ST, serta sepeda motor Yamaha N-MAX milik ST dan sepeda motor Yamaha XEON milik FR di daerah Dusun Ganse, Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kabupaten Beltim.

Sementara itu sekira pukul 20.00 WIB Saudara CS diamankan di daerah Kolong Keramik, Desa Aik Rayak, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Kemudian para pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres Beltim untuk dilakukn penyidikan lebih lanjut. (*/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *