Dua Pelajar SD di Beltim Positif COVID-19

by -
Dua Pelajar SD di Beltim Positif COVID-19

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Pada hari ini, Selasa 13 April 2021, kembali diinformasikan lima orang positif COVID-19 di Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

Sekda Beltim, Drs. Ikhwan Fahrozi menyebutkan, informasi yang disampaikan ini terkait pekembangan penambahan kasus terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Belitung Timur melalui pemeriksaan Swab Antigen.

No NAMA UMUR JK ALAMAT PEKERJAAN
1 An. AA 9 th P Desa Kurnia Jaya, Kec. Manggar PELAJAR
2 An. DA 8 th L Desa Mentawak, Kec. Kelapa Kampit PELAJAR
3 Ny. MRD 59 th P Desa Senyubuk, Kec. Kelapa Kampit ASN
4 Ny. M 49 th P Desa Padang, Kec. Manggar HONORER
5 Ny. S 43 th P Desa Mentawak, Kec. Kelapa Kampit KARYAWAN SWASTA

Menurut Sekda Ikhwan, kelima orang tersebut sedang menjalani isolasi mandiri.

“Dengan bertambahnya sembilan pasien terkonfirmasi ini maka di Kabupaten Belitung Timur, maka jumlah keseluruhan yang terkonfirmasi Positif COVID-19 sampai saat ini berjumlah 669 orang, dengan perincian 573 orang sudah dinyatakan sembuh, 87 orang masih menjalani isolasi mandiri, dan sembilan orang meninggal dunia,” paparnya.

Ditegaskannya keterbukaan dan kejujuran diri sangatlah penting sehingga nantinya akan memudahkan dalam mendeteksi orang-orang yang pernah berinteraksi dengan orang yang terkonfirmasi Positif COVID-19.

“Oleh karena itu bagi siapa saja yang pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi Positif COVID-19 tersebut diharapkan segera melaporkan diri ke Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Belitung Timur atau pusat layanan kesehatan masyarakat lainnya,” sarannya.

Menurut Ikhwan, kedisiplinan diri dalam menjaga kesehatan merupakan suatu keharusan mengingat bahaya dan dampak yang ditimbulkan oleh Virus COVID-19 sangatlah luas.

“Tetaplah menjalankan protokol kesehatan. Jangan menganggap remeh virus ini, setiap orang tidak memiliki kekebalan tubuh yang sama, jagalah diri dan keluarga anda,” ujarnya.

Satu hal yang terpenting, imbuh Ikhwan, adalah bagaimana perlakuan kita terhadap orang yang terpapar Virus COVID-19.

“Tentunya kita harus memberikan dukungan moril dan tidak menciptakan stigma negatif terhadap siapa saja yang pernah dan masih terkonfirmasi Positif COVID-19. Pola pikir yang positif akan ikut membangun imunitas tubuh,” tutupnya. (*/)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *