Selisih 20 Menit dalam Semalam, Dua Pasien Covid-19 di Belitung Meninggal Dunia

by -
Selisih 20 Menit dalam Semalam, Dua Pasien Covid-19 di Belitung Meninggal Dunia
Ilustrasi (freepik.com).

BELITUNG, JABEJABE.co – Telah meninggal dunia sebanyak dua orang pasien terkonfirmasi Covid-19 yaitu Tn. AB usia 76 tahun dan Tn. JA usia 62 tahun pada hari Jumat 7 Mei 2021 di ruangan isolasi A RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung.

Direktur UPT RSUD dr. H. Marsidi Judono (RSMJ) Kabupaten Belitung, dr. Hendra, Sp.An, melalui Kabag Tata Usaha Ika Harniati, S.Kp menyebutkan, pasien Tn. AB beralamat di Jalan Madura Kampung Damai Tanjungpandan, datang ke ruang isolasi A RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung pada tanggal 24 April 2021 dengan swab antigen positif rujukan dari PKM Tanjungpandan, terdapat gejala-gejala klinis Covid-19 di sertai penyakit komorbid.

Setelah perawatan hari ke-14 kondisi pasien semakin memburuk, diberikan inform consent ke keluarga mengenai kondisi pasien dan keluarga minta DNR.

“Pasien mengalami henti jantung dan dinyatakan meninggal pada Jumat 7 Mei 2021 pukul 23.15 WIB,” kata Ika.

Sementara itu, lanjut Ika, pasien Tn. JA datang ke ruang Isolasi A RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung pada tanggal 20 April 2021 dengan swab antigen positif rujukan IGD RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung, terdapat gejala-gejala klinis Covid-19 di sertai penyakit komorbid.

Setelah perawatan hari ke-2 kondisi pasien semakin memburuk, diberikan inform consent ke keluarga mengenai kondisi pasien dan keluarga menolak untuk di pasang alat bantu nafas ventilator.

“Pada perawatan hari ke-18 pasien mengalami henti jantung dan dinyatakan meninggal pada Jumat 7 Mei 2021 pukul 23.35 WIB,” ungkapnya.

Pasien Tn. AB dan Tn. SM adalah pasien Terkonfirmasi Covid-19 urutan ke-43 (empat puluh tiga) dan ke-44 (empat puluh empat) yang meninggal dunia di Kabupaten Belitung.

Selanjutnya jenazah akan dilakukan pemulasaran dan pemakaman jenazah hari ini sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 yang berlaku.

“Dengan meningkatnya kasus penularan Covid-19 di Belitung mari kita senantiasa patuh terhadap protokol kesehatan di era adaptasi kebiasaan baru sehingga kita dapat memutus rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Belitung,” tutup Ika.(*/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *