Dua Kali Terjaring Razia Jual Obat Batuk Tanpa Izin, Pemilik Toko Kelontong Janji Tak Akan Lagi

by -
Dua Kali Terjaring Razia Jual Obat Batuk Tanpa Izin, Pemilik Toko Kelontong Janji Tak Akan Lagi (1)
Kepala Bidang Ketertiben Umum dan Ketentraman Masyarakat, Abdul Sani S.IP saat menunjukkan sejumlah barang bukti. Foto: Ist.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Sedikitnya ratusan sachet jenis obat batuk Komix, Bodrex, Mextril, Mixagrib, Ultaraflu, dan obat-obatan lainnya, serta Aibon (Lem Perekat) ditemukan petugas saat penggerebekan di toko kelontong yang beralamat di Desa Aik Pelempang Jaya, baru-baru ini, Sabtu (23/1/2021) malam.

Kasatpol PP Kabupaten Belitung Azhar melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Abdul Sani S.IP menyebutkan penggrebekan kali ini bermula dari tindak lanjut atas laporan pengguna obat-obatan yang sempat diamankan Satpol PP Kabupaten Belitung dalam beberapa hari terakhir.

Adapun upaya dari pengembangannya, kata Abdul Sani, berbekal informasi yang ada kemudian petugas menelusuri serta mencari tahu terkait di mana masyarakat membeli obat-obatan itu dalam jumlah banyak.

“Lalu kita temukan bahwa mereka membeli obat itu di dua toko kelontong yang beralamat di Jalan Perumnas dan kita sudah mengantongi identitas pemilik toko tersebut,” kata Abdul Sani.

Penggrebekan tersebut menurut Abdul Sani dilakukan petugas Satpol PP bersama-sama dengan BNNK Kabupaten Belitung dan Loka POM Kabupaten Belitung, serta turut dihadir pula kepala Dusun Aik Pelempang Jaya.

Ahlasil, setelah dilakukan penggerebekan di toko kelontongan tersebut, petugas menemukan barang-barang yang dimaksud.

“Ternyata pada Maret 2020 sudah pernah kita proses bersama Loka POM dan BNNK, saat itu ditemukan 429 butir Mextril dan 543 sachet Komix. Ternyata pemilik toko yang sama dan pemilik toko juga sudah pernah buat pernyataan saat itu, di bulan Maret tahun 2020,” kata Abdul Sani.