Dua Anak 9 Tahun dan Bayi 9 Bulan di Beltim Positif COVID-19

oleh -
Dua Anak 9 Tahun dan Bayi 9 Bulan di Beltim Positif COVID-19
Ilustrasi (freepik.com).

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Pada hari ini, Jumat 7 Mei 2021, kembali diinformasikan 12 orang positif COVID-19 di Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

Sekda Beltim, Drs. Ikhwan Fahrozi menyebutkan, informasi yang disampaikan ini terkait pekembangan penambahan kasus terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Belitung Timur melalui pemeriksaan Swab Antigen.

NoNAMAUMURJKALAMATPEKERJAAN
1An. CA9 thPDesa Padang, Kec. ManggarPELAJAR
2Ny. H66 thPDesa Mekar Jaya, Kec. ManggarIRT
3Tn. IS71 thLDesa Mekar Jaya, Kec. Manggar
4By. JG9 blnLDesa Padang, Kec. Manggar
5Tn. ABSR17 thLDesa Mengkubang, Kec. DamarPELAJAR
6An. A9 thLDesa Mengkubang, Kec. DamarPELAJAR
7Tn. DP27 thLDesa Mentawak, Kec. Kelapa KampitKARYAWAN SWASTA
8Tn. EN46 thLDesa Mekar Jaya, Kec. ManggarASN
9Tn. J23 thLDesa Mentawak, Kec. Kelapa KampitKARYAWAN SWASTA
10Tn. NR43 thLDesa Padang, Kec. ManggarHONORER
11Tn. N58 thLDesa Lenggang, Kec. GantungNELAYAN
12Tn. S52 thPDesa Selinsing, Kec. GantungIRT

Menurut Sekda Ikhwan, ke-12 orang positif COVID-19 tersebut saat ini masih menjalani isolasi mandiri.

“Dengan bertambahnya 17 orang pasien terkonfirmasi ini maka di Kabupaten Belitung Timur, maka jumlah keseluruhan yang terkonfirmasi Positif COVID-19 sampai saat ini berjumlah 925 orang, dengan perincian 849 orang sudah dinyatakan sembuh, 64 orang masih menjalani isolasi mandiri dan dua belas orang meninggal dunia,” paparnya.

Ditegaskannya keterbukaan dan kejujuran diri sangatlah penting sehingga nantinya akan memudahkan dalam mendeteksi orang-orang yang pernah berinteraksi dengan orang yang terkonfirmasi Positif COVID-19.

“Oleh karena itu bagi siapa saja yang pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi Positif COVID-19 tersebut diharapkan segera melaporkan diri ke Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Belitung Timur atau pusat layanan kesehatan masyarakat lainnya,” sarannya.

Menurut Ikhwan, kedisiplinan diri dalam menjaga kesehatan merupakan suatu keharusan mengingat bahaya dan dampak yang ditimbulkan oleh Virus COVID-19 sangatlah luas.

“Tetaplah menjalankan protokol kesehatan. Jangan menganggap remeh virus ini, setiap orang tidak memiliki kekebalan tubuh yang sama, jagalah diri dan keluarga anda,” ujarnya.

Satu hal yang terpenting, imbuh Ikhwan, adalah bagaimana perlakuan kita terhadap orang yang terpapar Virus COVID-19.

“Tentunya kita harus memberikan dukungan moril dan tidak menciptakan stigma negatif terhadap siapa saja yang pernah dan masih terkonfirmasi Positif COVID-19. Pola pikir yang positif akan ikut membangun imunitas tubuh,” tutupnya. (*/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *