Dono Akhirnya ditemukan di Karang Suak Belantu

by -
Dono Akhirnya ditemukan di Karang Suak Belantu
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi nelayan Dono yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Karang Suak Belantu, Minggu (5/4/2020). Fotto: Istimewa.

MEMBALONG, JABEJABE.co – Masyarakat Desa Mentigi Kecamatan Membalong dan Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Alm. Dono (36), yang sebelumnya dikabarkan sempat hilang, Minggu (5/4/2020).

Dono yang merupakan seorang nelayan Desa Mentigi Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung ditemukan pertama kali oleh tiga orang warga yang mengitari Karang Suak Belantu.

Kasi Pemerintahan Pemdes Desa Mentigi, Heru Sunarya, membenarkan hal tersebut. Katanya, tiga warga mereka tersebut awalnya hanya melihat benda yang mengapung dari kejauhan dengan jarak pandang perkiraan 100 meter.

“Awalnya ketiga warga tersebut belum memastikan bahwa benda yang mengapung tersebut adalah saudara Dono, sehingga salah satu warga Mentigi yang berada di titik lokasi terdekat atas nama Basrun memutuskan menelpon kami ke darat. Untuk mengkonfirmasi adanya benda yang mengapung tersebut,” tutur Heru kepada jabejabe.co, Minggu (5/4/2020).

Mendapat kabar tersebut, kemudian pihaknya bersama rombongan lain yakni BPBD, Basarnas Danramil dan Kapolsek Membalong beserta masyarakat bergegas turun menuju titik lokasi yang dikabarkan.

“Setelah sampai di lokasi, tim Basarnas langsung berenang menghampiri benda yang mengapung tersebut dan benar adanya bahwa yang mengapung tersebut adalah Dono,” ujarnya.

“Dono ditemukan tepat pada pukul 18:05 WIB, di sekitar lokasi Suak Belantu,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Membalong, IPTU M. Tommy Pranata juga membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, korban tenggelam tersebut ditemukan dalam posisi berdiri mengapung di perairan laut.

“Setelah berhasil menemukan korban, kemudian tim segera mengevakuasi jenazah korban dan dibawa ke rumah duka, yakni di rumah bapak Hairul (Mertua korban),” kata Kapolsek.

Kemudian sesampainya di rumah duka, kata IPTU Tommy, pihak keluarga korban menyatakan menerima dengan ikhlas atas meninggalnya korban tersebut.

“Pihak keluarga menyatakan bahwa kejadian tersebut merupakan musibah, dan keluarga korban juga menolak dilakukannya visum dan otopsi terhadap jenazah korban. Jenazah korban akan segera dikebumikan Di TPU Aik Belantu Desa Mentigi,” tukas Tommy.

 

Sempat dikabarkan Hilang Saat Nyulo Ketam

Pada pemberitaan sebelumnya, seorang nelayan Desa Mentigi Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung yang dinyatakan hilang, Dono (36), saat melaut pada Sabtu (4/4/2020), sekira pukul 23.00 WIB, meninggalkan jejak.

Jejak tersebut berupa peralatan yang ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dan warga masyarakat yang melakukan pencarian terhadap Dono. Peralatan nyulo (mencari hasil laut pada malam hari di pesisir pantai) yang ditemukan berupa ambong dari potongan derigan, tanggok, dan lampu suar korban.

Kemudian berdasarkan informasi yang dirangkum jabejabe.co dari Kasi Pemerintahan Desa Mentigi, Heru Sunarya, seizin PJ Kades Mentigi, Mulyana, menyebutkan bahwasannya nelayan Dono berangkat ke laut sekitar pukul 18.15 WIB, Sabtu

Seorang nelayan Desa Mentigi Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung yang dinyatakan hilang, Dono (36), saat melaut pada Sabtu (4/4/2020), sekira pukul 23.00 WIB, meninggalkan jejak.

Jejak tersebut berupa peralatan yang ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dan warga masyarakat yang melakukan pencarian terhadap Dono. Peralatan nyulo (mencari hasil laut pada malam hari di pesisir pantai) yang ditemukan berupa ambong dari potongan derigan, tanggok, dan lampu suar korban.

Sebagaimana diberitakan seblumnya, berdasarkan informasi yang dirangkum jabejabe.co dari Kasi Pemerintahan Desa Mentigi, Heru Sunarya, seizin PJ Kades Mentigi, Mulyana, menyebutkan bahwasannya nelayan Dono berangkat ke laut sekitar pukul 18.15 WIB, Sabtu (4/4/2020).

“Nelayan atas nama Dono ini adalah nelayan tepi atau nelayan tangkap ketam (kepiting). Biasanya nyari ketam dengan berjalan kaki (nyulo ketam), terutama untuk sekarang ini memang musim nyulo di Mentigi. Dan, aktivitas korban ini memang biasenye sering nyulo pada malam hari,” ujar Heru.

Mengetahui hilangnya Dono, masyarakat setempat pun langsung melakukan pencarian sejak pukul 23.00 WIB.

“Masyarakat menggerakan semua perahu nelayan Desa Mentigi untuk mengitari lokasi sekitar yang diduga menjadi titik hilangnya Dono,” jelasnya.

Namun demikian, kata Heru, hingga pukul 14.00 WIB, Minggu (5/4/2020), pencarian terhadap saudara Dono belum membuahkan hasil.

Selain masyarakat, Tim Sar gabungan, BNPB, dan Polair Polres Belitung dan jajaran Polsek Membalong juga turun untuk melakukan pencarian.

“Mereka (jajaran Polsek Membalong) sudah ada sejak pukul 07:00 WIB, sudah stay di Mentigi. Sampai sore ini pun Pak Kapolsek beserta anggotanya masih belum meninggalkan lokasi,” terangnya. (fg6/sue)

Editor: Subrata