Divisi Hukum FKMB Foundation, Adetia S Putra, SH: Ambil Kesempatan Bantuan Hukum Gratis Selama Kuota Masih Ada

oleh -
Divisi Hukum FKMB Foundation, Adetia S Putra, SH, Ambil Kesempatan Bantuan Hukum Gratis Selama Kuota Masih Ada
Ilustrasi: Berkas Pengajuan Bantuan Hukum. Foto: Istimewa.

BELITONG, JABEJABE.co – Dampak pandemik Coronavirus Disease (COVID)-19 yang meluas bagi kalangan masyarakat yang tidak mampu yang mengharapkan solusi terbaik dari Pemerintah. Baik itu Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, dalam hal ini bisa memberikan langsung kebijakan yang bisa meringankan ekonomi masyarakat menengah ke bawah.

Demikian diungkapkan FKMB Foundation melalui Divisi Hukum Adetia S Putra, menyikapi fenomena karyawan atau pekerja swasta baik itu bekerja di Perusahaan atau bekerja di Hotel yang terkena dampak dirumahkan untuk sementara waktu yang tidak ditentukan secara otomatis mereka tidak memiliki penghasilan.

Sehubungan dengan itu pula, FKMB Foundation memberikan bantuan hukum kepada masyarakat di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur yang terdampak secara ekonomi akibat Pademi COVID-19.

“Kurang lebih 40 berkas masuk ke kantor kami, dan Insya Allah persyaratan berkas lengkap dilayani dengan baik. Dan, bila masyarakat kurang mampu, bisa membuat surat keterangan tidak mampu, tidak ada biaya apapun,” demikian ungkap Adetia melalui rilis FKMB Foindation yang diterima Jabejabe News, Selasa (21/4/2020).

Menurut Adetia, untuk Tahap pertama, pihaknya bersama para rekan-rekan Advokat di Pusat Dukungan Kebijakan Publik (PDKP) Babel sudah mengirimkan berkas pengajuan ke masing-masing lising. Dan, masing-masing lising ada yang menawarkan penundaan dengan dibebankan ke admin, ada pula yang menawarkan bayar bunga saja.

“Tapi saat ini kita mau hitung dulu, agar masyarakat tidak rugi saat perubahan kontrak,” tukasnya.

Adetia juga menyarankan agar masyarakat mengurus SKTM terlebih dahulu untuk layanan bantuan hukum gratis, namun selama kuota bantuan hukum masih ada.

Bagi yang ingin tahu mekanisme pengajuan penundaan pembayaran kredit melalui jasa PDKP BABEL bisa menghubungi Adetia yang berkantor di Jalan Assalam II, (depan Cafe Fega) atau hubungi di nomor 081273288933 / 081929717180. Kemudian, disarankan bagi yang bisa mengisi formulr di jalur online, silahkan akses link berikut: https://tinyurl.com/yarqmy34 dan jika tidak bisa melalui online, Tim PDKP bisa membantu melakukan input.

“Saya rasa bukan masyarakat mau dengan sengaja menghindari kewajibannya, namun memang dampak pademi COVID-19 ini luar biasa secara ekonomi, di mana banyak terjadi PHK, penghentian kegiatan usaha, dan penurunan daya beli masyarakat” ujar Pendiri FKMB Foundation, Akhlanudin.

Baca Juga:  Terketuk Hati Setua Bapaknya Masih Azan, Ketua KT Damar Lombakan Azan Cipta Generasi Penerus

Sosok Akhlanudin yang akrab disapa Kik Dudung tersebut mengaku prihatin dengan masih banyaknya pihak lising yang tetap melakukan penagihan, sementara kemampuan masyarakat bisa dikatakan amat minim untuk melaksanakan kewajibannya.

Penagihan dipersilahkan, jelas Kik Dudung, tapi dengan etika dan tata cara hukum yang benar sesuai dengan kaidah hukun perdata. Karena jauh sebelum Covid-19, Mahkamah Agung sudah mengatur bahwa jaminan fidusia bisa dikuasai lembaga jasa pembiayaan dengan cara 1). Penyerahan dibawah tangan oleh debitur, dan 2). Oleh putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

“Dalam penyelenggaraan bantuan hukum bagi masyarakat ini, FKMB bekerjasama dengan PDKP,” ujar pria yang juga merupakan Admin FKMB tersebut.

Sebagaimana diketahui, survei yang dilakukan oleh Facebook menunjukkan, dengan masuknya COVID-19 di Indonesia, hampir 80% responden dari negara Indonesia takut tertular penyakit virus ini. Tentunya hal ini didasari karena belum adanya vaksin untuk mengatasi Virus Corona (Virus Covid 19) ini di seluruh Dunia. (rel)

Editor: sue

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.