Peringatan HLHS, DPK KNPI Tanjungpandan Gelar Diskusi Tema Restorasi Ekosistem

oleh -
Peringatan HLHS, DPK KNPI Tanjungpandan Gelar Diskusi Tema Restorasi Ekosistem
Foto bersama usai kegiatan diskusi yang digelar DPK KNPI Tanjungpandan, Senin (7/6/2021). Foto: Ist. Humas DPK KNPI Tanjungpandan.

Permasalahan Lingkungan Harus Menjadi Perhatian Seluruh Elemen Masyarakat

Penulis: */rel | Editor: Subrata Kampit

BELITUNG, JABEJABE.co – Permasalahan Lingkungan tidak bisa hanya dilakukan oleh satu orang saja. Tetapi harus menjadi perhatian dan kerjasama dari seluruh elemen, terutama Masyarakat.

Demikian dikatakan Edi Usdianto (Edu) selaku pemateri diskusi mengupas permasalahan lingkungan di Kabupaten Belitung yang digelar DPK KNPI Tanjungpandan, Senin (7/6/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan di Sekretariat DPK KNPI Kecamatan Tanjungpandan kali ini sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) 5 Juni, DPK KNPI Tanjungpandan Gelar Diskusi Tema Restorasi Ekosistem.

Edu yang juga merupakan Demisioner Ketua DPD KNPI Kabupaten Belitung ini menyampaikan, Belitung baru saja mendapatkan pengakuan dunia UNESCO Global Geopark.

Karenanya, lanjut Edu, tentu menjadi tantangan bagi semua untuk men-support hal tersebut. Ia pun menyampaikan, bahwa hal tersebut harus didukung oleh lingkungan yang nyaman.

Alumnus ITB yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Belitung itu menyebutkan, pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup, saat ini membuat salah satu program pengelolaan sampah, yakni program Rapiah.

“Program tersebut adalah program yang mengedepankan masyarakat untuk lebih pandai dalam mengelolah sampah,” ujarnya.

Dijelaskan Edu, sampah yang dikumpulkan masyarakat dan jika di bawa ke Dinas lingkungan hidup, maka akan diberikan kupon undian untuk mendapatkan doorprize.

Sementara itu Ketua KNPI Tanjungpandan, Muhammad Ihksan (Ican) dalam sambutannya, mengatakan, bentuk program diskusi ini ke depannya akan menjadi program diskusi rutin dengan tema-tema yang berbeda.

Hal tersebut menurut Ican bertujuan untuk meng-upgrade pengetahuan pemuda dan mencoba memberikan gagasan kepada para stakeholder.

“Salah satu tujuan digelarnya acara ini adalah mengingat adanya peningkatan tambang ilegal yang tentunya ini sangat berdampak terhadap lingkungan. Maka jika kita kaitan dengan UGG, hal ini sangat bertolak belakang, mengingat Belitung hari ini sudah menyatakan Zero Tambang,” imbuh Ican.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Demisioner PK KNPI Tanjungpandan, DPD KNPI Tanjungpandan, dan kawan-kawan dari Karang Taruna.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *