Diduga Terlibat Tawuran dan Berpose dengan Kapak, Parang dan Gir, Gangster Bros-X Belitong diamankan Jajaran Polsek Tanjungpandan

by -
Diduga Terlibat Tawuran Bawa Kapak, Parang dan Gir, Gangster Bros-X Belitong diamankan Jajaran Polsek Tanjungpandan
Foto: Kanit Reskrim Polsek Tanjungpandan Ipda I Made Wisma (Kiri) bersama Anggota (Kanan) saat berfoto menunjukan barang bukti dan lima orang yang diamankan, Rabu (29/4/2020). Foto: Jabejabe News/FA

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Jajaran Polsek Tanjungpandan mengamankan lima orang remaja yang mengklaim merupakan anggota gangster bernama Bros-X Belitong, Selasa (28/4/2020) malam.

Kelima orang tersebut yakni Fe (18), FR (18), FA (15), MR (17), DP (20) yang seluruhnya merupakan warga Kampung Laut, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Informasi yang diperoleh jabejabe.co menyebutkan, kelimanya diamankan berkat laporan dari masyarakat. Karena diduga terlibat perkelahian (tawuran) pada hari Senin (27/4/2020) dini hari dengan warga Pak Tahau, serta pada Selasa (28/4/2020) dini hari dengan warga Kampung Amau.

Setelah itu anggota Polsek Tanjungpandan dan Polres Belitung langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berhasil mengamankan tiga orang terlebih dahulu yakni Fe, FA, dan MR, serta di hari yang sama berhasil diamankan dua orang lagi yakni FR dan DP.

“Kelimanya diamankan pada sekitar pukul 23.30 WIB pada saat pesta minuman keras (miras),” ungkap Kapolsek Tanjungpandan AKP Poltak S.T Purba kepada jabejabe.co, Rabu (29/4/2020).

AKP Poltak S.T Purba, mengungkapkan, di hari yang bersamaan Polsek Tanjungpandan juga menerima informasi dari Forum Komunikasi Masyarakat Belitung di media sosial fecebook bahwa beredar adanya sebuah gangster bernama Bros-X Gangster Belitong yang berfose sambil memegang senjata tajam (sajam) jenis parang, celurit, dan gir.

Setelah dilakukan cross check, kelimanya merupakan orang yang ada di foto tersebut.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni satu buah parang, kapak, kayu, serta gir.

“Menurut pengakuan kelimanya, geng ini baru terbentuk kurang lebih satu bulan. Tujuannya hanya untuk kumpul-kumpul,” beber AKP Poltak S.T Purba

AKP Poltak S.T Purba menambahkan saat ini pihaknya sedang melakukan tahap pemeriksaan terhadap kelimanya untuk mengetahui berapa banyak anggota yang tergabung dalam gangster tersebut.

“Apabila sudah cukup bukti, tentu akan dinaikan ke tahap penyidikan. Jadi saat ini hanya diberikan pembinaan,” kata AKP Poltak S.T Purba.

Lebih lanjut ia mengimbau kepada masyarakat kepada masyarakat khususnya kalangan pemuda agar tidak mengikuti dan bergabung dengan gangster tersebut. Dikarenakan di tengah pandemi Covid-19 saat ini masyarakat dianjurkan lebih banyak beraktivitas di rumah, serta jangan sampai membuat keributan.(FA)

Editor: sue