Diduga Alami Kekerasan Benda Tumpul, Ini Bagian-bagian Luka di Tubuh Arifin

by -
Diduga Alami Kekerasan Benda Tumpul, Ini Bagian-bagian Luka di Tubuh Arifin (1)
Korban dugaan pembunuhan saat dilakukan visum luar oleh dokter di RSUD Marsidi Judono, Tanjungpandan, Jumat (29/1/2021). Foto: Doc. jabejabe.co

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Usai olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Tim Inafis Satreskrim Polres Belitung dan Polsek Badau, jenazah Arifin (56) kemudian dibawa ke RSUD dr. Marsidi Judono (RSMJ) untuk divisum, Jumat (29/1/2021).

Untuk diketahui, Arifin merupakan warga Jalan Gg. Jawa RT.01, RW.01 di Desa Cerucuk Kecamatan Badau Kabupaten Belitung yang diduga korban pembunuhan. Dugaan ini muncul disebabkan korban ditemukan sudah tak bernyawa di dalam rumahnya, sementara sepeda motornya pun raib.

Usai melakukan visum luar terhadap korban, Kepala Instalasi Pemulasaran Jenazah Pemeriksaan Luar RSMJ, dr.Gunawan Nata Kurrahman mengatakan jenis luka yang ditemukan memang akibat dari benda tumpul di beberapa bagian di kepala. Adapun luka yang paling besar ada di bagian kepala belakang, yaitu luka robek.

“Kemudian dasar lukanya yang tidak beraturan, kemungkinan besar lukanya itu akibat dari kekerasan (Pukulan, Red) benda tumpul,” imbuhnya.

Selain itu, menurut dr. Gunawan juga ditemukan lebam pada punggung dan di bagian bokong/pantat dan kaki mayat. “Itu (Lebam, Red) di sendi besar dan sendi kecil,” terangnya.

dr. Gunawan memperkirakan kematian terjadi kurang lebih sekitar 6 sampai dengan 8 jam dari sebelum dilakukan pemeriksaan atau 6 sampai dengan 8 jam sebelum pukul 16.03 WIB.

“Penyebab pastinya kematian untuk saat ini belum bisa ditentukan karna tidak dilakukan otopsi,” ujar dr. Gunawan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kasus diduga pembunuhan terjadi di Desa Cerucuk Kecamatan Badau Kabupaten Belitung, Jumat (29/1/2021).

Korban diketahui bernama Arifin (56) yang merupakan warga Jalan Gg. Jawa RT.01, RW.01 di Desa Cerucuk Kecamatan Badau Kabupaten Belitung.

Berdasarkan informasi yang dirangkum jabejabe.co di tempat kejadian, korban ditemukan pertama kali oleh Winda (15) cucu angkat yang saat itu sedang berkunjung ke rumah korban untuk mengantar surat BLT sekitar pukul 12.00 WIB.

Winda yang tinggal di Kelekak Usang atau sekitar 15 menit dari rumah korban, kesehariannya diketahui memang sering bermain di rumah kakek angkatnya tersebut.

Kejadian ini tak pelak menghebohkan warga sekitar yang merasa penasaran atas kejadian tersebut.

Saat ditanya jabejabe.co terkait penemuan korban, Winda mengatakan saat tiba di rumah kakeknya, ia melihat pintu rumah tidak ditutup. Kemudian saat masuk ia melihat sang kakek dalam posisi terbaring sudah bersimbah darah dengan kepala ditutup kain, sementara posisi kaki di bagian bawah pampi.

Pihak Inafis Satreskrim Polres Belitung melakukan olah TKP dan saat ini korban sudah dibawa ke RSUD dr. Marsidi Judono Kabupaten Belitung untuk dilakukan visum.

Reporter: Mdx
Editor: Sue