Dewan Pers Verifikasi Faktual JMSI Aceh Sebagai Pengda ke 10 di Indonesia

oleh -
Dewan Pers Verifikasi Faktual JMSI Aceh Sebagai Pengda ke 10 di Indonesia

BANDA ACEH, JABEJABE.co – Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Dewan Pers, Ahmad Djauhar bersama Anggota Dewan Pers Hassanein Rais, melakukan verifikasi faktual (verfak) kepada organsiasi perusahan pers Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pengurus Daerah provinsi Aceh, Senin (27/09/2021).

Bertempat di Kantor JMSI Aceh Jalan Sultan Alaidin Johansyah No.26 Kota Banda Aceh, Ahmad Djauhar dan Hassanein Rais yang didampingi staf Dewan Pers Deritawati dan Wisnu melakukan verifikasi terhadap kantor, keberadaan pengurus dan adminstrasi Pengurus Daerah JMSI Aceh.

Tim verifikasi dewan pers tersebut diterima langsung oleh Pengurus Daerah JMSI Aceh di bawah kepemimpinan Ketua JMSI Aceh Hendro Saky dan Sekretaris Akhirudin serta sejumlah pengurus.

Pelaksanaan verifikasi yang dilakukan sejak pukul 16.30 WIB hingga 19.15 WIB di kota Banda Aceh ini turut dihadiri dalam Sekretaris Jenderal JMSI Pusat, Mahmud Marhaba.

Dalam keterangannya kepada media, Mahmud Marhaba mengatakan jika verfak untuk JMSI Aceh merupakan yang ke 10 daerah yang dilakukan verifikasi oleh Dewan Pers.

Ke 10 Pengda JMSI yang telah dilakukan verifikasi faktual diantaranya, Pengda Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bangka Belitung, Jawa Timur, Sulawesi Tenggara, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Aceh.

Meski Dewan Pers hanya mensyaratkan 10 daerah sebagai keterwakilan dari 23 daerah yang lolos verfak JMSI, namun Pengurus Pusat mengikutkan 12 Pengda sebagai antisipasi jika terjadi hal yang luar biasa dalam perjalanan verifikasi faktual JMSI tersebut.

“Kami mengusulkan 12 Pengda untuk diikutkan dalam verfak JMSI dari 10 yang dipersyaratkan. Ini tidak lain untuk mengantisipasi jika terjadi sesuatu yang sifatnya darurat. Dua daerah akan dilakukan verfak lagi yakni Pengda Kalimantan Selatan pada 30 September-2 Oktober dan Pengda Bengkulu, 11-13 Oktober mendatang,” ungkap Mahmud usai pelaksanaan verfak oleh tim Dewan Pers.

Untuk itu, Mahmud memberikan apresiasi, penghargaan serta hormat yang setinggi-tingginya kepada semua pengurus JMSI di semua daerah yang telah memberikan sumbangsih partisipasi serta terlibat langsung dalam menjaga proses verfak ini.

“Kita semua sedang menunggu hasil final dari verfak yang sudah berjalan selama setahun ini. Keterlambatan ini dikarenakan pelaksanaan verfak berada di tengah wabah Covid-19, sehingga prosesnya molor dan banyak berubah. Kita akan tunggu hasilnya setelah semua proses verfak oleh Dewan Pers selesai,” ungkap Mahmud didampingi pengurus JMSI Aceh.

Sementara itu Hendro Saky selaku tuan rumah verfak menyampaikan terima kasih kepada JMSI Pusat yang memberikan kepercayaan kepada daerahnya masuk sebagai daerah yang di verfak oleh Dewan Pers.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan JMSI Pusat. Semoga hasilnya bisa membawa berkah untuk kita semua,” kata Hendro selalu pimpinan media popularitas.com di serambi Mekah Aceh.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.