Tipologi Desa Mayang Kecamatan Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur

by -
Desa Mayang

Desa Mayang di Belitung Timur Miliki Potensi Pertambangan Timah

JABEJABE.co – DESA MAYANG terletak di Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia.

Desa Mayang merupakan Daerah yang berada di 150 Meter di atas permukaan laut dengan kondisi iklim tropis dan memiliki potensi tambang timah.

Dari sudut pandang topografinya, rata-rata masyarakat Desa Mayang bekerja di sektor pertanian, perkebunan dengan keseharian bercocok tanam, bertani, buruh tani, berkebun sayur, sawit, lada, karet, serta berdagang, dan lainnya.

Masyarakat desa ini umumnya sudah aktif mengolah lahan pertanian dan perkebunan dengan menanam sawit, lada, sayur mayur, dan karet dengan menggunakan cara yang sudah cukup baik.

Masyarakat Desa Mayang

  • Jumlah Penduduk

Jumlah Penduduk Desa Mayang Kecamatan Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur pada tahun 2021 sebanyak 2.972 Jiwa yang terbagi ke dalam 1.028 Kepala Keluarga.

Dengan kepadatan penduduk + 58 Jiwa per kilo meter persegi, komposisi penduduk menurut jenis kelamin yakni jumlah penduduk laki-laki pada tahun 2021 sebesar 1.553 jiwa, lebih besar dibanding jumlah perempuannya sebesar 1.419 jiwa.

Kondisi Geografis

  • Luas wilayah

Desa Mayang memiliki luas 5.114 hektar. Jumlah ini terdiri dari 460 hektar tanah pemukiman, 1.213 hektar tanah pekarangan, 1.122 hektar tanah perkebunan, 75 hektar hutan mangrove, 1 hektar perkantoran pemerintah, 3 hektar lapangan olahraga, 3,5 hektar tempat pendidikan/sekolah.

Selain itu, terdapat pula area pemakaman umum seluas 7,5 hektar, prasarana umum 36,8 hektar, serta tanah kas desa sebanyak 47 hektar dan lain-lain (termasuk hutan lindung, pesisir pantai, dan laut) seluas 2.145,2 hektar.

  • Batas Wilayah

– Sebelah Utara : Laut Cina Selatan

– Sebelah Selatan : Desa Kelubi

– Sebelah Barat : Desa Pembaharuan

– Sebelah Timur : Desa Air Kelik

  • Orbitrasi (Jarak dari Pusat Pemerintahan)

– Jarak dari Pusat Pemerintahan Kecamatan Kelapa Kampit : 5 Kilometer.

– Jarak dari Kota Manggar/Ibu Kota Kabupaten : 39 Kilometer.

– Jarak dari Ibu Kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung : 223 Kilometer.

Kondisi Demografi Desa Mayang

Secara sosial dan ekonomi, penduduk Desa Mayang dikelompokkan dalam basis mata pencaharian pada sektor pertanian, perkebunan, perdagangan dan pendidikan.

Mata pencaharian penduduk sebagian besar adalah pertanian dan perkebunan dengan aktifitas utama yaitu berkebun lada, sawit, karet, bertanam sayur.

  • Pekerjaan/mata pencaharian

Berdasarkan data, terhitung 171 orang di Desa Mayang bekerja sebagai karyawan swasta, 68 Nelayan, 28 orang Pegawai Negeri Sipil, 39 Nelayan, 38 Petani, dan 16 Buruh Tani.

Adapun sebagian dari sisanya merupakan TNI/Polri, Tukang, Peternak, Pensiunan, dan mereka yang bekerja di sektor jasa.

  • Tingkat Pendidikan

Terhitung pada tahun 2021, tingkat pendidikan masyarakat Desa Mayang, atau pun mereka yang sedang melangsungkan pendidikan dapat dilihat dari data sebagai berikut:

Dilihat dari sisi pendidikan umum, saat ini sebanyak 84 orang mengenyam pendidikan Taman Kanak-kanak/PAUD, 233 orang Sekolah Dasar, SMP/ sederajat 65 orang, SMA/ sederajat 43 orang, dan pendidikan Strata Satu 25 orang.

Selain itu, terdapat satu orang anak yang tengah mengenyam pendidikan Sekolah Luar Biasa.

Namun demikian, tidak semua anak melanjutkan pendidikan atau mereka yang tidak lulus sekolah dan mereka yang tidak sekolah. Untuk kategori ini berjumlah 55 orang.

Potensi Ekonomi Desa Mayang

Potensi ekonomi unggulan Desa Mayang adalah bidang perkebunan, pertanian, dan perikanan. Potensi ini didukung oleh data luas dengan lahan pertanian produktif 1.122 hektar.

Sebut saja dari sector perkebunan, terdapat 373 Hektar kelapa sawit di Desa Mayang dengan hasil produksi 30.000 (kw/ha).

Di samping perkebunan sawit, unggulan ekonomi lainnya yang dimiliki Desa Mayang adalah lada. Dengan luas perkebunan 115 Hektar mampu menghasilkan peoduksi 1.820 (kw/ha).

Potensi ekonomi Desa Mayang lainnya adalah di bidang kelautan/ perikanan, tambang. dan wisata

Infrastruktur Desa Mayang

  • Pasar Desa

Pasar Desa di Desa Mayang belum ada karena masih terkendalanya pembebasan lahan. Kemudian kendala lainnya dikarenakan belum adanya tempat yang benar-benar bisa dijadikan Pasar Desa, karena terkendala oleh pembuangan limbah.

  • Sarana Irigasi

Sarana irigasi yang telah ada di Desa Mayang berupa irigasi sekunder dan primer.

  • Infrastruktur Pendukung Lainnya

Infrastruktur lain sebagai pendukung ini meliputi fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, fasilitas peribadatan, fasilitas perumahan, fasilitas perkantoran, fasilitas olah raga dan rekreasi, fasilitas MCK, fasilitas perdagangan dan jasa dan seterusnya.

Situs Sejarah di Desa Mayang

  • Rumah Kepala Cina Parit

Rumah Kepala Cina Parit berada di Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit yang terletak pada 02°42’01,0” Lintang Selatan dan 108°05’36,9” Bujur Timur, dengan ketinggian 19 meter di atas permukaan air laut.

Rumah tersebut ditempati oleh Chin Tai Kong atau dikenal dengan nama Chin Akai.

  • Pelabuhan Pring

Pelabuhan Pring atau Dermaga Lama (Belanda) termasuk wilayah Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pelabuhan ini terletak pada 02°40’05,4” Lintang Selatan dan 108° 09’04,6” Bujur Timur, dengan ketinggian 1 meter di atas permukaan air laut. Pada masa lalu, dermaga ini digunakan sebagai pelabuhan timah.

Destinasi Wisata di Desa Mayang

  • Pantai Sengaran

Satu-satunya pantai yang seringkali dikunjungi oleh masyarakat lokal adalah Pantai Sengaran yang terletak di Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur. Pantai ini terbilang masih asri dan alami alias masih perawan. Hal tersebut terlihat dari kemurnian area hutan mangrove yang terletak di kiri dan kanan Pantai Sengaran.

Di pesisir pantai sudah dibangun semacam tanggul besar dan memanjang oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dimaksudkan menjaga abrasi laut.

Memiliki panorama laut yang langsung berhadapan dengan Laut Cina Selatan, pantai ini termasuk landai, sehingga aman jika ingin bermain di pesisir. Meski demikian, kehati-hatian dan pengawasan tetap menjadi prioritas.

Adapun area yang menjadi peringatan bagi pengunjung saat berkunjung di pantai ini adalah kawan hutan bakau atau mangrove. Hal ini tak lain sebagai antisipasi adanya buaya yang sewaktu-waktu muncul di area muara sungai.

Terlepas dari semua itu, Pantai Sengaran memiliki panorama eksotis yang wajib untuk dikunjungi, terutama di hari libur.

  • Pelabuhan Pring

Dermaga atau Pelabuhan Nelayan Pring terletak berdampingan dengan Pantai Sengaran, yakni di Dusung Air Sagu Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur.

Jika dulu pelabuhan ini digunakan Belanda untuk mengangkut hasil tambang timah menggunakan kapal, namun kini pelabuhan ini difungsikan menjadi pelabuhan nelayan.

Pelabuhan Pring juga seringkali menjadi start point bagi mereka yang gila mancing. Dari sini, nelayan lokal akan membawa pemancing ke spot-spot menarik.

  • Rumah Kepala Cina Parit

Posisi atau jabatan Kepala Parit pada masa perusahaan swasta Belanda, Gemeenschappelijke Mijnbouw Maatschappij Billiton (GMB) mengekploitasi kekayaan timah di Kecamatan Kelapa Kampit, merupakan salah satu jabatan yang sangat dipertimbangkan.

Rumah Kepala Parit di Desa Mayang dengan arsitektur kolonial menjadi situs sejarah yang mengungkap bagaimana kejayaan pertambangan timah di masa itu. Dan bagi mereka yang menyukai hal-hal yang berbau wisata sejatah, tempat ini tentu saja menjadi salah satu referensi.

Referensi

Pemdes Mayang. 2021. Laporan Penyampaian Tipologi Desa Mayang Kecamatan Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *