Demi Modal Menikahi Gadis Bandung, Rorry Ajak Ketiga Rekannya Gasak Kabel Optik di Belakang Kantor Bupati

by -
Demi Modal Menikahi Gadis Bandung, Rorry Ajak Keempat Rekannya Gasak Kabel Optik di Belakang Kantor Bupati (1)
Polsek Tanjungpandan Kabupaten Belitung saat menggelar Press Release terkait pencurian kabel optik oleh Rurry cs, Selasa (2/6/2020).

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Pelaku otak dari pencurian 5 gulungan kabel optik jaringan telpon seluler milik PT. Tapan Mas di Jalan dr. Soetomo Kelurahan Lesung Batang, Tanjungpandan, Kamis (28/5/2020) itu mengaku mencuri untuk modal nikah.

Otak dari pelaku pencurian tersebut, Rorry (33) warga asal Kelurahan Maridan Kecamatan Sepaku mengaku terpaksa mencuri untuk menikahi perempuan asal Bandung. Namun niatannya menikahi perempuan itu harus kandas lantaran perbuatannya yang melanggar hukum.

Kepada media Rorry mengaku baru sekitar 3 mingguan bekerja di perusahaan tersebut. Dan mencuri lantaran pusing tidak memiliki uang untuk biaya nikah yang rencananya bulan depan.

“Keuanganlah intinya. Intinya gak ada uang pusing, mau nikah juga karena itu saya mengambil “job sampingan” ini untuk modal kawin juga, tapi kejadian seperti ini pasrah saja,” demikian pengakuan Rorry kepada media, Selasa (2/6/2020).

Kemudian, katanya, rencananya ia mau menjual barang hasil curiannya tersebut di Sukabumi dengan harga Rp.20juta untuk 5 gulungan kabel dengan total sepanjang 20km.

“Mau mencari pembeli dulu di Sukabumi. Total Rp.20juta dengan rincian seribu per meternya. Karena ini mau jual cepat,” bebernya.

Lebih lanjut ia juga mengaku, sebagai otak dari pencurian tersebut dan akan membagi sebesar Rp. 5juta untuk 3 orang rekannya.

“Memang saya yang mengajak mereka. Dari total Rp.20juta (jika berhasil dijual) tersebut saya membagi Rp.5juta untuk mereka (3 orang rekannya) dan saya mengambil Rp.15juta untuk modalnya nikah,” bebernya lagi.

Sementara itu pada pemberitaan sebelumnya, jajaran unit Reskrim Polsek Tanjungpandan berhasil mengamankan empat orang pelaku tindak pidana pencurian, Senin (1/6/2020) dini hari.

Keempat pelaku tersebut diamankan lantaran mencuri kabel optik jaringan telpon seluler milik PT. Tapan Mas sebanyak 5 haspell (gulungan) dengan total kabel sepanjang 20 km. Saat itu, kabel tersebut berada di gudang yang berada di Jalan dr. Soetomo Kelurahan Lesung Batang, Tanjungpandan (belakang Kantor Bupati Belitung).

Empat pelaku tersebut yakni, Rorry (33), Wawan (31), Sugiyono (38), Darso (45) dimana diketahui ke empatnya merupakan warga luar Pulau Belitung.

Kapolsek Tanjungpandan, AKP Poltak S.T Purba, dalam press release, Selasa (2/6/2020) mengatakan, keempat pelaku melakukan aksinya pada, Kamis (28/5/2020) pukul 23.00 WIB.

Korban yakni Takdir Sutiawan karyawan PT. Tapan Mas mengetahui esok pagi harinya bawasannya 5 gulungan kabel barunya telah hilang. Yang sebelumnya terletak di samping Kantor/basecamp sudah tidak ada di kantor tersebut.

“Kemudian pelapor atau korban menanyakan kepada karyawan yang tinggal di kantor tersebut menjawab “tidak tahu” atas hilangnya haspell gulungan kabel optik tersebut,” kata AKP Poltak didampingi Kanit Reskrim Polsek Tanjungpandan, Ipda Made Wiswa, Selasa (2/6/2020).

Adapun modus otak pelaku yakni Rorry menyuruh 3 rekannya yakni Wawan, Darso dan Sugiyono mengambil 5 hasbel gulungan kabel optic sepanjang 20km saat keadaan basecamp sedang sepi. Rorry yang juga tinggal di basecamp bersama 3 orang para saksi tengah melakukan pekerjaan bersama pegawai lainnya.

Selain itu, kata AKP Poltak, usai melakukan aksinya ke empat pelaku ini langsung membawa 5 gulungan kabel tersebut ke sebuah ekpedisi dengan niatan langsung mengirim hasil curiannya itu ke luar pulau Belitung.

“Kemudian, pada Senin (1/6/2020) sekira pukul 00.30 WIB, unit Reskrim Polsek Tanjungpandan mendapat informasi dari masyarakat bahwa tersangka berada di Jalan Sijuk Desa Air Seruk kemudian Unit Reskrim Polsek Tanjungpandan segera meluncur ke TKP dan mengamankan 4 pelaku di sebuah kontrakan tersebut dan membawanya ke Mapolsek Tanjungpandan,” jelasnya

Untuk Barang Bukti (BB) Polsek Tanjungpandan mengamankan 5 gulungab (hasble) cable optic sepanjang 20km, 1 unit Mobil Granmax jenis Pick up berwarna hitam, 2 buah Handphone dan satu buah resi cargo.

Terhadap pelaku Rorry yang merupakan otak dari ke empat pelaku ini, polisi mengenakan pasal 363 ayat (1) ke 4 Jo Pasal 55 Ayat (2) KUHP. Sedangkan terhadap ketiga pelaku lainnya yakni Wawan, Sugiyono dan Darso polisi mengenakan pasal 363 ayat (1) ke 4 dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun.

Reporter: Faizal
Editor: sue