Delapan Orang Positif Covid-19 di Beltim, Dua Diantaranya Pelajar

oleh -
Delapan Orang Positif Covid-19 di Beltim, Dua Diantaranya Pelajar

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Pada hari ini, Selasa 23 Maret 2021, kembali diinformasikan 8 (Delapan) orang positif COVID-19 di Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

Sekda Beltim, Drs. Ikhwan Fahrozi menyebutkan, informasi yang disampaikan ini terkait pekembangan penambahan kasus terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Belitung Timur dari tanggal 15 Maret sampai tanggal 20 Maret 2021 melalui pemeriksaan Swab Antigen.

NoNAMAUMURJKALAMATPEKERJAAN
1Ny. LN66 ThPDesa Selinsing, Kec. Gantung
2Tn. SA56 ThLDesa Senyubuk, Kec. Kelapa Kampit
3Tn. H40 ThLDesa Lalang Jaya, Kec. Manggar
4An. MW11 ThPDesa Jangkang, Kec. DendangPelajar
5Ny. J35 ThPDesa Burung Mandi, Kec. DamarIRT
6Ny. WY36 ThPDesa Lenggang, Kec. GantungASN
7Ny. WF34 ThPDesa Sp. Pesak, Kec. Sp. PesakKaryawan Bank
8An. YV14 ThLDesa Lenggang, Kec. GantungPelajar

Menurut Sekda Ikhwan, kedelapan orang tersebut masih menjalani isolasi mandiri.

“Dengan bertambahnya delapan orang pasien terkonfirmasi ini maka di Kabupaten Belitung Timur, maka jumlah keseluruhan yang terkonfirmasi Positif COVID-19 sampai saat ini berjumlah 487 (Empat Ratus Delapan Puluh Tujuh) orang, dengan perincian 363 (Tiga Ratus Enam Puluh Tiga) orang sudah dinyatakan sembuh, 117 (Seratus Tujuh Belas) orang masih menjalani isolasi mandiri dan 7 (Tujuh) orang meninggal dunia,” paparnya.

Ditegaskannya keterbukaan dan kejujuran diri sangatlah penting sehingga nantinya akan memudahkan dalam mendeteksi orang-orang yang pernah berinteraksi dengan orang yang terkonfirmasi Positif COVID-19.

“Oleh karena itu bagi siapa saja yang pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi Positif COVID-19 tersebut diharapkan segera melaporkan diri ke Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Belitung Timur atau pusat layanan kesehatan masyarakat lainnya,” sarannya.

Menurut Ikhwan, kedisiplinan diri dalam menjaga kesehatan merupakan suatu keharusan mengingat bahaya dan dampak yang ditimbulkan oleh Virus COVID-19 sangatlah luas.

“Tetaplah menjalankan protokol kesehatan. Jangan menganggap remeh virus ini, setiap orang tidak memiliki kekebalan tubuh yang sama, jagalah diri dan keluarga anda,” ujarnya.

Satu hal yang terpenting, imbuh Ikhwan, adalah bagaimana perlakuan kita terhadap orang yang terpapar Virus COVID-19.

“Tentunya kita harus memberikan dukungan moril dan tidak menciptakan stigma negatif terhadap siapa saja yang pernah dan masih terkonfirmasi Positif COVID-19. Pola pikir yang positif akan ikut membangun imunitas tubuh,” tutupnya. (*/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *