Delapan Orang Positif COVID-19 di Beltim, Salah Satunya Bayi Satu Tahun

by -
Delapan Orang Positif COVID-19 di Beltim, Salah Satunya Bayi Satu Tahun
Ilustrasi (Freepik).

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Pada hari ini, Senin 26 April 2021, kembali diinformasikan delapan orang positif COVID-19 di Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

Sekda Beltim, Drs. Ikhwan Fahrozi menyebutkan, informasi yang disampaikan ini terkait pekembangan penambahan kasus terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Belitung Timur melalui pemeriksaan Swab Antigen.

NoNAMAUMURJKALAMATPEKERJAAN
1Ny. HM67 ThPDesa Pembaharuan, Kec. Kelapa KampitIRT
2Ny. M55 ThPDesa Nyuruk, Kec. DendangIRT
3An. AR1 ThLDesa Senyubuk, Kec. Kelapa Kampit
4Tn. AS43ThLDesa Lalang, Kec. ManggarHONORER
5Ny. D54 ThPDesa Lalang Jaya, Kec. ManggarIRT
6Tn. DWR37 ThLDesa Selinsing, Kec. GantungASN
7Tn. DF20 ThLDesa Mayang, Kec. Kelapa Kampit
8Ny. HW31 ThPDesa Baru, Kec. ManggarHONORER

Menurut Sekda Ikhwan, delapan orang tersebut masih menjalani isolasi mandiri.

“Dengan bertambahnya tujuh orang pasien terkonfirmasi ini maka di Kabupaten Belitung Timur, maka jumlah keseluruhan yang terkonfirmasi Positif COVID-19 sampai saat ini berjumlah 853 orang, dengan perincian 739 orang sudah dinyatakan sembuh, 104 orang masih menjalani isolasi mandiri dan sepuluh orang meninggal dunia,” paparnya.

Ditegaskannya keterbukaan dan kejujuran diri sangatlah penting sehingga nantinya akan memudahkan dalam mendeteksi orang-orang yang pernah berinteraksi dengan orang yang terkonfirmasi Positif COVID-19.

“Oleh karena itu bagi siapa saja yang pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi Positif COVID-19 tersebut diharapkan segera melaporkan diri ke Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Belitung Timur atau pusat layanan kesehatan masyarakat lainnya,” sarannya.

Menurut Ikhwan, kedisiplinan diri dalam menjaga kesehatan merupakan suatu keharusan mengingat bahaya dan dampak yang ditimbulkan oleh Virus COVID-19 sangatlah luas.

“Tetaplah menjalankan protokol kesehatan. Jangan menganggap remeh virus ini, setiap orang tidak memiliki kekebalan tubuh yang sama, jagalah diri dan keluarga anda,” ujarnya.

Satu hal yang terpenting, imbuh Ikhwan, adalah bagaimana perlakuan kita terhadap orang yang terpapar Virus COVID-19.

“Tentunya kita harus memberikan dukungan moril dan tidak menciptakan stigma negatif terhadap siapa saja yang pernah dan masih terkonfirmasi Positif COVID-19. Pola pikir yang positif akan ikut membangun imunitas tubuh,” tutupnya. (*/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *