Datang dan Acungi dengan Parang, Pelaku Akui Risih Suara Motor dari Bengkel Korban

by -
Datang dan Acungi dengan Parang, Pelaku Akui Risih Suara Mortor dari Bengkel Korban
Pelaku SA saat ini sudah diamankan di Sel Mapolsek Gantung. Foto: Ist. Humas Polsek Gantung Polres Beltim.

Pelaku Sering Buat Onar Saat Mabuk, Matikan Alran Listrik Rumah Warga dan Pecahkan Kaca

Penulis: sue3 | Editor: Subrata Kampit

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Diduga gara-gara risih dengan suara motor dari Bengkel, laki-laki berinisial SA (29) asal Desa Jangkar Asam Kec. Gantung, Kab. Belitung Timur (Beltim) mendatangi seorang wanita berinisial Ar (23) warga Batu Penyu Kec. Gantung, Kab. Belitung Timur (Beltim), Minggu (30/5/2021) sekira pukul 22.48 WIB.

Di Bengkel milik Ar yang terletak di Dusun Padang RT.01 Desa Jangkar Asam, pelaku mendatangi korban sembari membawa senjata tajam berupa golok (parang) seraya kemudian mengacungkan senjata tajam tersebut ke arah Ar dan mengancam Ar.

Kapolsek Gantung Polres Beltim Iptu Wawan Suryadinata, S.I.K, menyebutkan, atas kejadian tersebut, pelapor bersama warga dan Kepala Desa Jangkar Asam kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek gantung untuk dilakukan pengusutuan lebih lanjut.

“Yang bersangkutan sudah sering membuat resah penduduk setempat dan sudah beberapa kali membuat surat pernyataan namun tetap saja melakukan perbuatannya terhadap warga sekitar Desa Jangkar Asam,” ujar Wawan, Selasa (1/6/2021).

Bahkan menurut informasi yang dirangkum jabejabe.co, saat dalam kondisi mabuk pelaku sering berbuat onar seperti mematikan aliran listrik rumah warga, memecahkan kaca, serta hal-hal lain yang mengganggu Kamtibmas.

Selain itu, tersangka merupakan residivis pencurian pada tahun 2019 dan residivis penganiayaan di tahun 2016.

Setelah menerima laporan pihak dari masyarakat, pihak kepolisian langsung mencari dan menemukan tersangka di kediamannya, yakni di Dusun Padang Desa Jangkar Asam, Kec. Gantung Kab. Beltim. Kemudian petugas langsung mengamankan dan membawa ke Mako Polsek Gantung untuk dilakukan proses hukum.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *