Curiga WA Tak Dibalas, Misna Temukan Mayat Temannya di Kontrakan Kalimoa Manggar

by -
Curiga WA Tak Dibalas, Misna Temukan Mayat Temannya di Kontrakan Kalimoa Manggar
Ilustrasi penemuan mayat. Foto: Ist.

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Sesosok perempuan ditemukan sudah tak bernyawa di Kontrakannya yang terletak di Dusun Kalimoa RT.2 RW.1 Desa Mekar Jaya, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Selasa (18/4/2021).

Mayat perempuan berusia 42 tahun tersebut ternyata seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernama Zalika yang bekerja di salah satu UPT dinas di bawah Pemprov Kep. Babel dan berkantor di Belitung Timur.

Kapolsek Manggar, AKP Ulung Baehaki seizin Kapolres Beltim AKBP Jojo Sutarjo mengungkapkan, informasi penemuan mayat ini pertama kali diketahui dari seorang pelapor bernama Misnawati (39) yang bekerja di Dinas Pariwisata Pemkab Beltim.

“Pelapor masih berkomunikasi dengan korban via WhatsApp dan terputus pada pukul 05.30 WIB Selasa (18/5/2021). Kemudian sekira pukul 10.30 WIB pelapor menanyakan dengan rekan kerja korban, apakah korban masuk kerja atau tidak dan rekan kerja korban menjawab bahwa korban tidak masuk kerja,” kata AKP Ulung.

Merasa curiga dengan gelagat korban dan tidak membalas WA serta telpon, pelapor berinisiatif untuk pergi ke kontrakan korban setelah pulang kerja.

Sekira pukul 15.00 WIB, pelapor tiba di kontrakan Korban dan mengetuk pintu sebanyak 5 (Lima) kali sambil memanggil korban. Kemudian pelapor menuju jendela kamar korban lalu mengintip isi kamar korban dan diketahui posisi korban tergeletak di lantai dan kaki di kasur.

Melihat hal tersebut Pelapor menghubungi pemilik kontrakan agar dapat membuka rumah kontrakan tersebut.

“Setibanya pemilik kontrakan di TKP (Tempat Kejadian Perkara) pemilik kontrakan langsung memecahkan kaca karena pintu tidak bisa dibuka disebabkan anak kunci masih tergantung di pintu bagian dalam. Dan, setelah terbuka pelapor dan pemilik kosan masuk ke dalam kamar untuk melihat keadaan korban dan didapati korban sudah meninggal dunia dengan posisi terlentang,” ungkap AKP Ulung.

Berdasarkan hasil Visum Et Repertum, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan dan hasil pemeriksaan Dokter RSUD, korban meninggal karena serangan jantung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *