Covid-19 Belum Reda, Bupati Belitung Batasi Kepala Dinas Keluar Daerah

by -
Covid-19 Belum Reda, Bupati Belitung Batasi Kepala Dinas Keluar Daerah (3)
Bupati Belitung, Sahani Saleh.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Masih mewabahnya Covid-19 di seluruh Indonesia, Bupati Belitung, Sahani Saleh membatasi Kepala Dinas yang ada di Belitung untuk keluar daerah, Rabu (23/9/2020).

Sebagaimana disampaikan bupati yang akrab disapa Sanem ini, keputusan yang dibuatnya tersebut agar Belitung dapat menekan perkembangan virus Covid-19 kembali ke zona hijau.

“Saya membatasi kepala dinas untuk keluar daerah. Kalau memang betul-betul dari instansi yang mengundang untuk hadir, baru kita diskusikan untuk tugas daerah. Tapi kalau yang lain, kalau hanya untuk mendampingi DPR, saya tidak berikan,” tukas Sanem.

Menurut Sanem, jika kepala dinas setelah melakukan perjalanan keluar daerah ternyata Positif Covid-19, maka hal itu akan membahayakan seluruh instansi tersebut, karena dapat menularkan semuanya dan berakibat ditutupnya seluruh kegiatan instansi itu.

“La, la (sudah) berjalan ini, mulai ini, saya dak merik (tidak Beri) Kepala Dinas untuk dampingi DPRD, sampai selesai urusan Corona ini,” tukas Sanem saat menjelaskan keputusannya tersebut.

Di sisi lain, Sanem juga sempat mengomentari 5 pasien Positif Covid-19 sekaligus di Belitung. Dirinya berharap agar masyarakat yang pernah kontak langsung kepada ke 5 pasien agar secara sukarela memberikan informasi kepada tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 agar dapat ditindaklanjuti lebih lanjut.

“Jadi kita harus waspada terus, makanya kita tetap (patuh prokes), protokol kesehatan itu akan kita perketat lagi, di samping sosialiasi dan segala macam, kita juga bakal melakukan penertiban (penggunaan masker),” ujar Sanem.

Sanem juga menyebutkan, penekanan jumlah pasien Covid-19 dengan cara menutup akses transportasi dari luar menuju Belitung tidak efektif dilakukan, karena Belitung merupakan daerah wisata dan akan berdampak buruk pada perekonomian masyarakat.

“Sebenarnya kalau dari luar kan sudah diperketat juga, di Perhubungan kan, masuk bandara, sudah cek kan, dan mereka juga ada buat surat keterangan rapid tes,” kata Sanem.

Reporter: Faizal
Editor: sue