Cegat Transaksi Narkoba, Pelaku Tabrak Anggota Polsek Tempilang dengan Yamaha Mio

by -
Cegat Transaksi Narkoba, Pelaku Tabrak Anggota Polsek Tempilang dengan Yamaha Mio (2)
Suasana konferensi pers pengungkapan kasus Narkoba di Ruang Coment Center Humas Polres Bangka Barat, Kamis (14/01/2021). Foto: Ist.

Satu Pelaku Berhasil Ditangkap, Satu Lagi DPO

BANGKA BARAT, JABEJABE.co – KBO Sat Resnarkoba Polres Bangka Barat IPDA Miyohan mewakili Kasat Narkoba IPTU Umar Dani seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah SIK hari ini melaksanakan konferensi pers ungkap kasus Narkoba di Ruang Coment Center Humas Polres Bangka Barat (Babar), Kamis (14/01/2021).

Pada hari Selasa tanggal 12 Januari 2021 sekitar pukul 23.00 WIB, Unit Reskrim Polsek Tempilang Polres Bangka Barat mendapatkan informasi bahwa ada transaksi Narkotika jenis sabu di daerah Dusun Nyikep Desa Penyampak Kecamatan Tempilang Kabupaten Babar. Selanjutnya anggota melakukan penyelidikan di lokasi tersebut.

“Kemudian ditemukan dua orang laki-laki yang dicurigai mengendarai Sepeda motor Yamaha Mio ,dan anggota Polsek Tempilang berusaha mencegat namun pelaku berusaha melarikan diri dan menabrak anggota Polsek Tempilang dan akhirnya pelaku berhasil diamankan berinisial RO (26), satu melarikan diri berinisial AN (DPO)” jelas KBO Sat Resnarkoba . Kamis (14/01/2021)

Pelaku berinisial RO (26) warga Dusun Nyikep Desa Penyampak Kecamatan Tempilang Kabupaten Bangka Barat. Dan AN (DPO).

Motif pelaku rencana narkotika jenis sabu tersebut akan dijual kembali dan sisanya untuk dipakai.

“Beberapa barang bukti yang diamankan berupa narkotika jenis sabu-sabu sebanyak dua paket besar dan 18 helai plastik klip kosong ukuran kecil di dalam kotak rokok merek Sampoerna Mild yang berada di dalam botol air yang sudah kosong, satu unit Sepeda Motor Merk YAMAHA MIO warna merah tanpa nopol, satu unit hp merek Samsung.” Tutur KBO Sat Resnarkoba.

Pelaku diduga menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli atau memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (1) subs Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun, maksimal seumur hidup.

KBO Sat Resnarkoba mengungkapkan, dengan tertangkapnya pelaku ini pihaknya akan mengembangkan terus sehingga mampu membongkar jaringan peredaran narkoba di Wilayah Hukum Polres Bangka Barat dan menumpas sampai ke akarnya, karena Narkoba ini sangat berbahaya dan dapat merusak generasi penerus bangsa. (*/)

Editor: sue