Bupati Sahani Tegaskan Pemkab Belitung Tak Pernah Buat Polling Seputar Moda Transportasi

oleh -
Bupati Sahani Tegaskan Pemkab Belitung Tak Pernah Buat Polling Seputar Moda Transportasi (2)
Bupati Belitung, Sahani Saleh, S.Sos.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Pemerintah Kabupaten Belitung tidak pernah membuat polling tentang moda transportasi (udara dan laut) yang masuk dari luar Belitung dan dibuka mulai 1 Juni 2020.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Belitung juga tidak pernah mengirimkan surat kepada Kementerian Perhubungan RI untuk melakukan penundaan jadwal dan/atau tidak terbang dari dan ke Belitung untuk semua maskapai penerbangan.

Dua pernyataan pada paragraf di atas sebagaimana disampaikan Bupati Belitung, Sahani Saleh, S.Sos, melalui press release yang sampaikan kepada, Kamis (4/6/2020).

Pernyataan Bupati Belitung di atas didasarkan pada hasil rapat Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten Belitung beserta seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pada tanggal 2 Juni lalu.

“Pemerintah Kabupaten Belitung berupaya untuk mengikuti instruksi yang disampaikan oleh Pemerintah Pusat dengan tidak mengabaikan situasi dan kondisi kekinian terkait perkembangan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Belitung,” ujar Bupati Sahani kepada media.

Lebih lanjut disampaikannya, walaupun penerbangan dibuka namun tidak mengabaikan standard operasional procedure (SOP) penerbangan terkait Protokol Kesehatan dan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh calon penumpang, sebelum dan sesudah mendarat.

“Seperti surat keterangan bebas Covid-19 dan hasil swab bagi calon penumpang pesawat udara serta rapid test bagi calon penumpang kapal laut,” beber Sahani Saleh.

Selain menyampaikan informasi seputar moda transportasi udara dan laut, pria yang akrab disapa Sanem ini juga menjelaskan terkait jadwal masuk sekolah bagi para pelajar, TK/Paud, SD, dan SMP di Kabupeten Belitung.

Dikatakan Sanem, pelajar TK/Paud, SD, dan SMP akan memulai Tahun Ajaran Baru pada Tanggal 13 Juli 2020 nanti.

Tetapi sebelum memulai tahun ajaran baru, lanjut Sanem, sejak tanggal 2 Juni sampai dengan 14 Juni 2020, sekolah-sekolah terlebih dahulu melakukan persiapan dan penerapan SOP terkait Protokol Kesehatan bagi para siswa sebelum, selama, dan setelah jam pembelajaran sebagaimana yang disepakati dan ditetapkan dinas terkait.

“Dari pihak sekolah, yakni pada tanggal 15 Juni sampai dengan 13 Juli 2020, terlebih dahulu akan mengaplikasikan simulasi, dan edukasi kepada para pelajar dan orangtua tentang SOP Protokol Kesehatan tersebut,” jelas Sanem.

Baca Juga:  Tiga Anggota DPRD Belitung Positif Terpapar Covid-19

Sanem pun secara tegas menjelaskan, jika penyebaran Covid-19 di Kabupaten Belitung tidak ada lagi atau terus maju bergerak ke zona hijau, maka pelaksanaan pengaktifan pembelajaran tersebut dapat dilanjutkan. Namun sebaliknya, jika situasi tidak kondusif maka Pemerintah Kabupaten Belitung dapat melakukan penundaan terhadap rencana tersebut.

“Sedangkan untuk jadwal sekolah atau pengaktifan jam pembelajaran bagi pelajar SLTA, ditetapkan melalui kewenangan provinsi,” tukasnya.

Reporter: Nopri
Editor: sue

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *