Bukan Mimpi, Nazla Boyong Hadiah Hari Batik Nasional 2020 Persembahan Bank SumselBabel

by -
Bukan Mimpi, Nazla Boyong Hadiah Hari Batik Nasional 2020 Persembahan Bank SumselBabel (2)
Nazla berhasil mendapat hadiah satu unit sepeda persembahan Bank Sumsel Babel pada kegiatan Jalan Sehat Hari Batik Nasional, Jumat (/10/2020). Foto: Ist/ SMA Negeri 1 Manggar.

MANGGAR, JABEJABE.co – Suasana meriah peringatan Hari Batik Nasional tahun 2020 sangat terasa di SMA Negeri 1 Manggar, Jumat (2/10/2020). Momen tahunan ini membuat SMA Negeri 1 Manggar menjadi galeri pameran berbagai motif dan warna batik yang sangat menarik. Motif dan warna batik yang dipakai oleh warga sekolah tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Tidak ketinggalan pula beberapa motif khas Belitong menghiasi busana yang dikenakan. Hal ini jelas menandakan betapa kayanya negeri ini akan budaya dalam setiap motif yang ada.

Namun tidak hanya bangga memakai batik, acara ini juga diisi dengan kegiatan jalan santai seluruh warga sekolah. Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, kegiatan tersebut tepat dimulai pada pukul 07.00 WIB.

Bukan Mimpi, Nazla Boyong Hadiah Hari Batik Nasional 2020 Persembahan Bank SumselBabel (1)
Perwakilan Bank Sumsel Babel dengan mengangkat bendera star jalan sehat hari batik, Jumat (2/10/2020). Foto: Ist/ SMA Negeri 1 Manggar.

Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga dilakukan sambil memunguti sampah di sekitar jalan yang dilewati sebagai wujud gerakan anti sampah plastik.

Rute perjalanan yang dilewati rombongan ini dimulai dari SMA Negeri 1 Manggar kearah jalan Gajah Madah. Kemudian rombongan lewat jalan Kulong Minyak menuju bekas EC dan dilanjutkan ke SMK Stania Manggar.

Kepala SMK Stania Manggar, Giantoro menyambut baik rombongan jalan santai SMA Negeri 1 Manggar.

“Saya rasa kegiatan seperti ini sangat unik dan sangat baik dilakukan guna mendukung Heritage kota Manggar di bekas Sekolah AC,” ucap Giantoro.

Selain itu beliau juga memandang kegiatan ini sebagai bentuk sinergi yang sangat baik antar SMA Negeri 1 Manggar dan SMK Stania Manggar. Setelah menuju SMK Stania Manggar, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju Rumah Dinas Bupati Belitung Timur dan kemudian kembali ke sekolah melewati jalan SMA Pergib Manggar (Eks Wisma Ria).

Berbeda dengan tahun sebelumnya, kegiatan jalan santai tahun ini menghadirkan kejutan untuk semua peserta. Berbagai doorprize telah disiapkan panitia, termasuk didalamnya hadiah utama berupa satu unit sepeda.

Hadiah-hadiah tersebut merupakan sumbangan dari berbagai pihak, termasuk dari Bank Sumsel Babel, Ketua DPRD Kabupaten Belitung Timur, dan beberapa sponsor lainnya. Hal ini merupakan bentuk kerjasama yang baik antar pihak sekolah dengan pihak-pihak terkait.

Al Yoppie Kusuma, Wakil Pimpinan I Bank Sumsel Cabang Manggar mengatakan bahwa bantuan dan beberapa kerjasama dengan SMA Negeri 1 Manggar merupakan bentuk kampanye akan pentingnya menabung dalam rangka Bulan Inklusi. Keuangan.

“Kita tahu sendiri bahwa bulan Oktober merupakan bulan inklusi keuangan. Oleh sebab itu, kami dengan pihak sekolah terus mengkampanyekan pentingnya menabung. Sebagai salah satu bukti nyata kegiatan bulan inklusi keuangan, kami juga mengeluarkan Simpanan Pelajar yang merupakan salah satu produk juga dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ujar Al Yoppie.

Selain itu, Yoppie mengatakan bahwa moment hari batik yang diselenggarkaan oleh SMA Negeri 1 Manggar dan bulan inklusi keuangan ini tepat. Artinya sambil memperingati hari batik, siswa juga diberikan pengetahuan tentang inklusi keuangan yang digalakkan oleh pemerintah.

“Harapannya nanti anak-anak yang telah membuka tabungan pelajar untuk tetap dapat rutin menyisihkan uang jajannya untuk menabung. Hal ini tidak lebih untuk mendukung kebiasaan menabung anak sejak dini,” tutup Yoppie.

Setelah melakukan jalan santai, tibalah saat yang ditunggu yaitu pembagian doorprize. Hadiah utama berupa sepeda siap diperbutkan oleh para peserta. Teriakan MC menggelar dan menyebutkan nomor 043 sebagai peserta yang beruntung untuk mendapatkan sepeda. Dialah Nazla Rahma Firamadhina Ekano siswi kelas X3 pemenang hadiah utama.

“Seneng banget dan gak nyangka dapat menang sepeda. Saya sampai gemeteran dan bingung pas nomor kupon saya dipanggil. Terima kasih yang sebesarnya untuk para sponsor terutama Bank Sumsel Babel dan pihak sekolah yang telah menyelenggarakan acara ini,” ucap Nazla.

Ia juga mengaku kegiatan ini merupakan kali pertamanya memperingati hari batik secara bersama-sama di sekolah.

“Ini kali pertama saya dan kegiatan ini saya rasa sangat berguna untuk dapat menumbuhkan kecintaan dalam menggunakan batik sebagai salah satu warisan dan identitas budaya bangsa” pungkasnya.

Senada dengan Nazla, Ketua OSIS SMA Negeri 1 Manggar, Ghozi Ghazali mengatakan kegiatan ini memang bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap batik. Acara yang dikoordinir penuh dari OSIS ini juga dikemas sedemikian menarik agar banyak nilai yang dapat dirasakan oleh semua pihak.

“Kami mengemas acaranya semenarik mungkin dengan beberapa kegiatan termasuk memungut sampah yang ada disekitar rute,” ucap Ghozi.

Selain itu, dalam keterangannya Ghozi berharap kegiatan ini dapat menjadi kegiatan yang lebih besar lagi untuk tahun selanjutnya.

Ketua Panitia sekaligus pembina OSIS SMA Negeri 1 Manggar, Yudi Dharma mengatakan bahwa Peringatan Hari Batik Nasional di SMAN 1 Manggar bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan serta rasa bangga generasi muda khususnya siswa SMAN 1 Manggar terhadap warisan budaya bangsanya.

“Acara kali ini kami kemas dalam bentuk jalan santai mengenakan pakaian batik menyusuri Kawasan Cultural Heritage Kota Manggar. Tujuannya tidak lain adalah menumbuhkan kecintaan kita semua terhadap warisan budaya,” ucap Yudi Dharma.

Selain itu, Yudi Dharma juga menyebutkan bahwa acara jalan santai ini diikuti dengan pembersihan sampah disepanjang rute untuk memupuk kepedulian siswa akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala SMA Negeri 1 Manggar, Sabarudin dalam mengatakan kegiatan ini memang bertujuan untuk menumbuhkan dan mengingatkan generasi muda untuk tetap mencintai warisan budaya yang dimiliki.

“Kegiatan ini adalah bentuk kecintaan kita semua untuk dapat terus melestarikan budaya bangsa,” ucap Sabarudin.

Ia berharap kegiatan ini dapat mengedukasi generasi muda agar lebih mencintai karya dan warisan budaya bangsa yang bernama ‘Batik’.

“Batik bukan hanya pakaian khas indonesia, lebih dari itu batik merupakan adi busana dunia, ini batikku mana batikmu?,” ungkapnya. (jb)

Editor: sue